Search
Close this search box.

1 Orang Tewas dalam Bencana Longsor dan Banjir di 8 Kecamatan Kab. Tasikmalaya

Salah satu tempat di enam Kecamatan Kabupaten Tasikmalaya yang wilayahnya terjadi bencana longsor hingga merenggut nyawa satu orang warga./visi.news/ayi kuraesin.

Bagikan :

VISI.NEWS – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dan sekitarnya sejak Kamis (18/6) malam, menyebabkan bencana alam di beberapa lokasi.

Bencana tersebut di antaranya longsor yang terjadi di enam kecamatan, yakni Kecamatan Cogalontang, Gunungtanjung, Cibalong, Sukaraja, Pupashiang, dan Parungponteng.

Adapun jembatan ambruk akibat banjir bandang terjadi di Cikatomas. Sementara banjir juga terjadi di dua kecamatan yakni Kecamatan Sukaresik dan Karangnunggal.

Dalam bencana tersebut terdapat korban jiwa, yakni satu orang tewas akibat tertimbun longsor dan kerugian materi yang cukup besar.

Komandan Dandim 0612 Tasikmalaya, Letnan Kolonel (Inf) Imam Wicaksana kepada wartawan, membenarkan akibat hujan yang turun sejak Kamis malam, menyebabkan beberpaa bencana di Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam rentetan kejadian bencana longsor itu, terdapat satu korban jiwa akibat tertimbun tanahlongsor.

“Terkait jembatan terputus akibat diterjang banjir bandang, kami sudah menerjunkan anggota TNI dan Polri, BPBD serta masyarakat untuk cheking lokasi. Selanjutnya kumpulkan informasi dan koordinasi dengan BPBD untuk langkah selanjutnya,” kata Dandim O612, Letkol. Inf. Imam Wicaksana, Jumat (19/6).

Menurut Imam, untuk jembatan yang terputus, pihaknya mencari akses jalan lain agar aktivitas warga tidak terganggu. Selain itu pihaknya berencana membuat jembatan darurat yang dilakukan mulai sore ini.

“Tidak ada warga yang terisolasi karena ada dua jalan alternatif. Hanya saja akses jalannya kecil dan agak jauh,” ungkapnya.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP. Anom Karibianto mengatakan, kejadian bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Gunungtanjung, memang tidak terprediksi sebelumnya. Longsor terjadi secara tiba-tiba hingga menyebabkan 1 korban jiwa, yaitu Jenab (80) warga Kampung Ciroyom RT 019/RW 006, Desa Jatijaya, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, dan dua unit rumah terkena material longsoran.

Baca Juga :  Tarya Witarsa Ajak Masyarakat Meningkatkan Kewaspadaan Hadapi Cuaca Tidak Menentu

Pihaknya bersama TNI dan Polri serta masyarakat langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah, sekaligus membersihkan longsoran material tanah.

“Saat ini intensitas hujan cukup tinggi, kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada karena bencana tidak bisa dipredikasi kapan terjadi,” ucap Kapolres Kota Tasikmalaya, Anom Karibianto.

Menurutnya, pihaknya berharap masyarakat lebih waspada, perkuat potensi yang ada di lingkungan serta tingkatkan Siskamling. Sehingga disaat terjadi bencana masyarakat lebih siap, setidaknya menyelamatkan diri.

“Untuk korban sudah dimakamkan. Tinggal fokus dalam membersihkan material longsoran,” ungkapnya lagi.

Sementata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin mengatakan saat ini pihaknya masih di lapangan. Dalam penanganan bencana ini akan berkoordinasi dengan jajaran lainnya, karena bencana ini masalah bersama dan harus diselesaikan secara bersama-sama.

“Kami berterima kasih kepada TNI-Polri, jajaran Muspika dan masyarakat yang begitu sigap dalam menangani bencana. Namun untuk penanganan selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan SKPD lainnya,” tandasnya.@akr

Baca Berita Menarik Lainnya :