10 Tahun di Lapas Sukamiskin, Tak Membuat Pesona Dada Rosada Luntur

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | CIPARAY – 10 tahun mendekam di Lapas Sukamiskin tak membuat pesona mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada luntur. Sejumlah tokoh dan mantan pejabat di lingkungan Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar pada Senin (29/4/2024) tampak hadir pada ulang tahun ke-77 mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada.

Dalam acara yang berlangsung di Bumi Bodas Kampung Bojong Ciparay, Kabupaten Bandung ini hadir antara lain Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, mantan Bupati Bandung Dadang M. Naser, mantan Wakil Bupati Bandung Deden R Rumaji, mantan Dirut Bank BJB, Uce F Suganda, mantan Sekda Jabar, Dedem Ruhlia, mantan Ketua DPRD Jabar, Eka Santosa, mantan Ketua Kadin Jabar, Agung, Ketua PHRI Jabar, Herman Muchtar, para mantan pejabat Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar, para mantan anggota DPRD Kota Bandung dan Jawa Barat, Nanag Sugiri, Husni Thamrin, Ineu Purwadewi Sundari, Isa Subagja, mantan Cabup Yena Iskandar Ma’soem, para aktivis ormas dan OKP. Acara ditutup tusiah dari Ustad Dudi Muttaqien.

Acara ini tidak hanya merupakan ajang reuni, tetapi juga sebagai wadah untuk mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada Dada Rosada atas dedikasinya terhadap pembangunan Kota Bandung. Dalam sambutannya, Dada Rosada menyampaikan rasa syukur dan harapan untuk terus menjaga semangat persatuan dan kebersamaan di Bandung.

Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni, pameran foto, dan ceramah inspiratif yang menambah semarak perayaan. Peserta acara tampak antusias dan penuh semangat dalam merayakan hari kelahiran tokoh yang telah banyak berkontribusi bagi kota Bandung.

“Perayaan ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan pembangunan di kota Bandung. Saya mengajak semua untuk menjadikan silaturahmi sebagai nilai yang bermanfaat dan berkelanjutan, bukan hanya pada saat acara, tetapi setiap waktu dan hari,” ungkapnya.

Baca Juga :  Manufaktur Energi Terbarukan di Asia Tenggara Bisa Menghasilkan Hingga $100 Miliar pada 2030

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna dalam sambutannya mengatakan bahwa ia merasa dekat dengan Dada Rosada saat ia masih jadi Kepala Desa Tegalluar. “Saya biasa memanggilnya Pak Wali. Jujur, saat jadi kepala desa, beliau mengatakan kepada saya pemuda nu visioner, bisa jadi Bupati Bandung. Kepala desa mah jabatan politik upami nyaah ka rakyat insya Alloh dipilih deui,” ungkapnya.

Pria yang biasa disapa Kang DS ini mengatakan, saat itu ia merupakan satu-satunya kepala desa yang datang ke Wali Kota Bandung. “Kalau Kang Deden tadi bilang Pak Wali ini Bapak Bandung, keur saya mah lebih cocok memanggilnya Bapak Jabar. Ketokohan Pak Dada bukan hanya dirasakan oleh warga Bandung tapi daerah-daerah lainnya di Jawa Barat. Pak Dada, Bunda Nani Dada Rosada, sing sehat, panjang umur,” ujarnya.

Mantan Wali Kota Bandung dus periode, Dada Rosada divonis 10 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (28/4/2014). Dada keluar dari jeruji besi, pada Jumat (26/8/2022) dengan status cuti menjelang bebas (CMB).

Dada Rosada dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pemberian suap pada hakim Setyabudi Tejocahyono yang menangani perkara korupsi dana bansos Pemkot Bandung.

Suap dilakukan untuk pengurusan perkara 7 terdakwa kasus korupsi dana bansos tahun anggaran 2009-2010 dimana para terdakwanya kala itu adalah para bawahan Dada di Pemkot Bandung.

Pria kelahiran Ciparay, Bandung 29 April 1947 ini adalah seorang birokrat sejati sebelum menduduki jabatan tertinggi di Pemkot Bandung. Dada menikah dengan Nani Suryani tanggal 12 Januari 1975 dan memiliki 3 orang anak yakni Keukeu Kania Rosada, Rizky Rahadian Rosada dan Tita Herliawaty Rosada.

Dada menduduki banyak posisi seperti bendahara di Assetkorda II, Wakil Sekretaris KORPRI, menjadi pembantu Wali Kotamadya hingga pernah menjadi Plt Wali Kota pada rentang 11 Februari 2002 hingga 8 Maret 2002. Ia juga sempat menduduki posisi Sekda Kota Bandung. Dada kemudian pensiun dari PNS terhitung 1 Mei 2003.

Baca Juga :  Prakiraan BMKG, Bandung Hari ini akan Berawan Sepanjang Hari

Berpasangan dengan Jusep Purwasuganda, Dada mengikuti pemilihan Wali Kota Bandung tahun 2003 hingga akhirnya terpilih. Namun wakilnya, Jusep meninggal dunia 1 tahun setelah menjabat dan Dada tak mencari pengganti untuk wakilnya.

Sukses di periode pertama, Dada kembali maju untuk periode selanjutnya 2008-2013. Kali ini Dada berpasangan dengan Ayi Vivananda dan menang suara secara mutlak.

Dada Rosada sempat dijuluki sebagai Wali Kota Gila Taman karena perhatiannya pada lingkungan terutama taman.

Dada juga berperan melahirkan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) yang saat ini menaungi klub Persib Bandung. Berawal saat kompetisi Liga Indonesia tahun 2009 dimana PT Liga Indonesia mewajibkan seluruh klub kontestan harus mengubah statusnya menjadi badan hukum alias menjadi klub profesional.

Stadion Gelora Bandung Lautan Api yang kini jadi kebanggaan warga Bandung juga dibangun di masa kepemimpinan Dada.

Kasus penyalahgunaan dana Bansos 2009-2010 kemudian mencuat pada 2012. Nama Dada turut terseret, pasalnya 7 tersangka adalah para anak buah di lingkarannya.

Pada 1 Juli 2013, Dada resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK. Ia dijerat atas kasus suap pada hakim Setyabudi yang mengadili perkara dana Bansos di PN Bandung. Bukan hanya Dada yang menjadi tersangka, Sekda Kota Bandung Edi Siswadi juga turut terseret menjadi tersangka.

Kasus penyalahgunaan dana Bansos terdakwanya adalah Yanos Septadi, Lutfan Barkah, Firman Himawan, Rochman, Uus Ruslan, Havid Kurnia dan Ahmad Mulyana. Mereka dijatuhi vonis 1 tahun penjara, namun kemudian mereka mengajukan banding dandijatuhi vonis lebih berat dibandingkan putusan di tingkat pengadilan negeri. Enam terdakwa divonis 2,5 tahun dan satu terdakwa 3 tahun.

Sementara Dada Rosada dijatuhi hukuman penjara 10 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (28/4/2014). Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU yang menuntut Dada dengan hukuman selama 15 tahun penjara. Pertimbangan yang meringankan yakni penghargaan terhadap Dada yang telah menjabat sebagai Wali Kota Bandung 2 periode.

Baca Juga :  Peru Singkirkan Paraguay, Laju ke Semifinal Copa America

@mpa/uli

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bupati Lepas 2.955 Calon Jemaah Haji asal Kab. Bandung di Masjid Al Fathu Soreang

Sel Apr 30 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SOREANG – Bupati Bandung Dadang Supriatna melaksanakan pelepasan terhadap 2.955 calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung di Masjid Al Fathu Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Selasa (30/4/2024). Pada kesempatan yang sama turut dilaksanakan bimbingan manasik haji masal II tingkat Kabupaten Bandung tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi yang dilaksanakan Kantor […]