VISI.NEWS | SIDOARJO – Harapan masih menyala di tengah duka mendalam. Sebanyak 104 orang berhasil ditemukan selamat dalam proses pencarian korban ambruknya bangunan musala tiga lantai di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu (5/10/2025) pukul 23.30 WIB, dari 104 orang yang ditemukan selamat, 97 orang sudah selesai menjalani perawatan.
“Dalam kondisi selamat ada sebanyak 104 orang, di mana sebanyak 6 masih dalam perawatan secara intensif, 97 orang sudah selesai perawatan dan satu orang kembali ke rumah tanpa perawatan,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dukutip dalam keterangannya, Senin (6/10/2025).
Saat ini, satu unit breaker excavator penghancur beton dan dua bucket excavator dikerahkan untuk melakukan pembersihan puing material ambruknya bangunan musala Ponpes Al Khoziny.
Pembersihan puing dilakukan untuk memudahkan tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) untuk mengevakuasi koban yang masih selamat maupun meninggal dunia.
“Sedikit demi sedikit, upaya itu membuahkan hasil. Pembersihan puing material telah mencapai 80 persen dan jenazah korban semakin banyak ditemukan,” ujar Abdul Muhari.
Di tengah kendala yang dihadapi, tim SAR gabungan tetap melanjutkan pembersihan material yang sudah runtuh di sektor selatan.
Setelah semua itu berhasil dilakukan, langkah terakhir adalah memotong bagian yang terhubung dengan gedung lainnya.
Abdul Muhari mengatakan, segenap tim di lapangan terus berupaya semaksimal mungkin agar operasi SAR dan pembersihan dapat berjalan tanpa menimbulkan masalah baru.
“Tim SAR gabungan yang bertugas selama 24 jam secara bergantian telah mendapatkan dukungan ketahanan fisik dan stamina selama melaksanakan misi kemanusiaan. Diharapkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dalam tempo sesingkat-singkatnya.,” ujar Abdul Muhari.
Sementara itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat hingga Senin dini hari, total 54 jenazah korban ambruknya bangunan musala Ponpes Al Khoziny.
“Update terakhir pukul 03.34 WIB, kami menemukan satu jenazah lagi sehingga total menjadi 54, termasuk lima body parts. Jadi jumlah jenazah utuh yang telah dievakuasi sebanyak 49,” ujar Direktur Operasi Basarnas Laksamana TNI, Yudhi Bramantyo, dikutip dalam konferensi pers, Senin (6/10/2025).
Pada hari kedelapan pasca-kejadian, tim SAR gabungan masih memfokuskan pencarian di sisi selatan bangunan yang roboh. Lokasi tersebut diyakini masih terdapat korban yang terjepit di bawah reruntuhan.
Berdasarkan hasil pemetaan tim di lapangan, setidaknya ada empat korban yang telah teridentifikasi posisinya, tiga di bagian depan dan satu di bagian belakang bangunan sisi selatan.
Fokus pencarian tim SAR gabungan kini berada di sektor selatan bangunan, tepatnya di area yang disebut sektor A3 dan A4. Lokasi ini menjadi titik di mana banyak korban ditemukan dalam beberapa hari terakhir.
Ia menambahkan bahwa sebagian besar bangunan musala Ponpes Al-Khoziny telah rata dengan tanah, terutama di sektor A1, A3, dan A4. Namun proses ini belum dinyatakan selesai hingga Senin (6/10/2025).
Yudhi memprediksi pengangkatan runtuhan dan evakuasi akan membutuhkan waktu tambahan dua hingga tiga hari ke depan. @desi