– AKP Erustiana, “Jangan harap bisa balik ke Jakarta jika tidak memenuhi syarat.”
VISI.NEWS – Petugas kepolisian terpaksa mengembalikan ratusan kendaraan pemudik Lebaran yang hendak balik ke kota-kota besar seperti Jakarta. Mereka terkena penyekatan di Pos Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2020 Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (26/5).
Perwira Pos Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2020 Leter U Gentong, AKP Erustiana mengatakan, saat ini pihaknya menggelar operasi penyekatan dengan mengembalikan pemudik ataupun pebalik karena ada PSBB.
Selain itu ada penekanan dari pusat bahwa Jakarta tidak menerima lagi pebalik. Atas intruksi itu, pihaknya melakukan pengimbangan saja dengan melakukan penyekatan.
“Dari pagi hingga sore ini, pihaknya berhasil membalikkan atau memutar arah pemudik dan pebalik sebanyak 139 kendaraan roda 2 dan 4,” kata Erus.
Menurutnya, dari 139 kendaraan itu, didominasi oleh kendaraan roda 4. Karena pada H +3 Lebaran ini didominasi oleh roda 4, berbeda pada H+1 dan H+2 yang didominasi roda 2.
“Mereka yang berhasil terjaring penyekatan, ada yang dibalikkan lagi ke arah Jakarta dan ada juga yang dibalikkan lagi ke arah Tasikmalaya,” kata Erus di sela-sela mengawasi arus balik di daerah perbatasan Gentong.
Terkait operasi ini, dalam pengawasan pengendalian arus kendaraan hampir sama dengan yang telah dilakukan pada fase menjelang Lebaran Idulfitri. Di mana melakukan penyekatan dan pemeriksaan terhadap kendaraan yang hendak mudik.
Namun, pada operasi kali ini, pihaknya terfokus pada kendaraan yang hendak mudik maupun balik. Karena sesuai arahan pusat untuk pebalik Lebaran, khususnya yang ke Jakarta tidak akan diterima.
“Namun ada beberapa kriteria yang diperbolehkan dan syarat sesuai ketentuan,” ucapnya.
Dikatakan Erus, mereka yang bisa melanjutkan perjalanan apabila memiliki surat tugas, surat izin keluar masuk (SIKM), surat keterangan sehat hasil rapid test, dan persyaratan lainnya.
Untuk itu bila tak memenuhi syarat sesuai ketentuan, jangan harap bisa balik lagi ke Jakarta. Sekalipun lolos dari penjagaan di wilayah Tasikmalaya, banyak lagi pos penjagaan lainnya.
Pihaknya menghimbau masyarakat yang hendak balik lagi ke Jakarta untuk berpikir ulang karena di Jakarta diberlakukan lagi pengetatan.
“Kalau tidak memiliki SIKM, surat tugas, surat sehat, dan lainnya tidak akan diperbolehkan masuk ke Jakarta,” pungkasnya. @erm