Search
Close this search box.

19 DPD di Kantong! Ahmad Hidayat Ungguli Daniel di Musda Golkar Jabar ?

Ahmad Hidayat dan Daniel Mutaqienn. /visi.news/ai

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG — Peta kekuatan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Jawa Barat awal April 2026 kian mengerucut. Dua kandidat kuat, Ahmad Hidayat dan Daniel Mutaqien Syafiuddin, dipastikan akan bertarung memperebutkan kursi Ketua DPD Golkar Jabar dalam kontestasi yang diprediksi berlangsung sengit dan sarat manuver politik.

Berdasarkan data yang dihimpun dari internal partai, kubu Ahmad Hidayat mengklaim telah mengantongi dukungan mayoritas DPD kabupaten/kota. Dari total 27 DPD se-Jawa Barat, sebanyak 19 DPD disebut telah menyatakan dukungan kepada anggota DPRD Jabar tersebut. Jika klaim ini solid hingga hari pemilihan, maka Ahmad berada di atas angin dalam perebutan kursi ketua.

Mengacu pada surat resmi DPP Partai Golkar bernomor B-958/DPP/GOLKAR/III/2026 tertanggal 29 Maret 2026, pelaksanaan Musda XI Golkar Jawa Barat ditetapkan berlangsung pada 1–2 April 2026. Penetapan jadwal ini menjadi penanda dimulainya fase krusial dalam perebutan kepemimpinan Partai Beringin di Tatar Pasundan.

Sebelum jadwal resmi diumumkan, sejumlah nama sempat meramaikan bursa calon ketua. Di antaranya Ace Hasan Syadzily, M.Q Iswara, Ahmad Hidayat, Daniel Mutaqien, serta Ilham Permana. Namun, seiring perkembangan situasi, Ace Hasan dan M.Q Iswara memilih mundur dari kontestasi.

Mundurnya dua nama tersebut membuat peta persaingan mengerucut menjadi tiga kandidat utama, yakni Ahmad Hidayat, Daniel Mutaqien, dan Ilham Permana. Ketiganya memiliki rekam jejak panjang di Partai Golkar dan organisasi pendukung, sehingga pertarungan dipastikan berlangsung ketat.

Ahmad vs Daniel

Namun, berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari internal partai, Ahmad Hidayat berada dalam posisi paling unggul. Ia dikabarkan telah mengantongi dukungan dari 19 DPD kabupaten/kota dari total 27 DPD di Jawa Barat. Dukungan ini menjadi modal politik yang sangat signifikan dalam mekanisme pemilihan di Musda.

Baca Juga :  Persib Unggul 1-0 atas Semen Padang di Babak Pertama

Secara profil, Ahmad Hidayat dikenal sebagai kader murni yang tumbuh dari bawah dalam struktur partai. Ia saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Jawa Barat untuk periode 2024–2029, setelah sebelumnya juga menjabat pada periode 2019–2024.

Dalam perjalanan politiknya, Ahmad tercatat pernah menjadi Anggota Komisi IV dan Badan Anggaran DPRD Jabar, Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Jabar, hingga Ketua DPD AMPI Jawa Barat. Ia juga dipercaya sebagai Ketua Pemenangan Pemilu Dapil Jabar II (Kabupaten Bandung), yang memperkuat basis elektoralnya di daerah.

Kekuatan utama Ahmad Hidayat terletak pada jaringan struktural yang solid serta kedekatannya dengan pengurus DPD tingkat kabupaten/kota. Dukungan 19 DPD yang telah diklaim menunjukkan bahwa ia memiliki akar kuat di internal partai, khususnya di level akar rumput.

Selain itu, Ahmad juga aktif mendukung berbagai program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dipimpin Dedi Mulyadi. Kedekatannya dengan berbagai elemen pemerintahan daerah menjadi nilai tambah dalam membangun komunikasi politik yang luas.

Di tingkat pusat, Ahmad juga dinilai memiliki kontribusi terhadap program-program yang digagas DPP Partai Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia. Hal ini memperkuat posisinya sebagai figur yang mampu menjembatani kepentingan pusat dan daerah.

Sementara itu, Daniel Mutaqien Syafiuddin hadir dengan kekuatan berbeda. Ia merupakan Anggota DPR RI yang telah menjabat dalam beberapa periode, yakni 2014–2019, 2019–2020, dan kembali terpilih untuk periode 2024–sekarang.

Daniel juga memiliki pengalaman sebagai Anggota DPRD Jawa Barat periode 2009–2014, serta pernah menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Indramayu dan pengurus DPP Golkar. Ia juga aktif di berbagai organisasi seperti HIPMI dan SOKSI, memperkuat jejaring nasionalnya.

Kekuatan Daniel terletak pada pengalaman politik tingkat nasional dan jaringan luas di berbagai organisasi. Namun, tantangan terbesar yang dihadapinya adalah merebut dukungan di tingkat DPD kabupaten/kota, yang saat ini sebagian besar telah condong ke Ahmad Hidayat.

Baca Juga :  Kebakaran Gudang Plastik di Margaasih, Empat Bangunan Hangus

Di tengah persaingan tersebut, dinamika internal semakin memanas dengan munculnya isu konflik individu yang berpotensi mengganggu jalannya Musda. Sejumlah karangan bunga bernada sindiran hingga spanduk besar terkait konflik pribadi ditemukan di sekitar Kantor DPD Golkar Jabar di Jalan Maskumambang, Kota Bandung.

Peaksanaan Musda XI Golkar Jawa Barat tetap menjadi momentum penting dalam menentukan arah baru kepemimpinan partai. Dengan dukungan mayoritas yang telah dikantongi, Ahmad Hidayat kini berada di posisi terdepan, meski peluang manuver dari Daniel Mutaqien dan dinamika internal masih bisa mengubah peta di detik terakhir.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :