2.000 Jemaah Hadiri Salat Jumat Perdana di Masjid Raya Bandung

Editor :
Salat jumat perdana di Masjid Raya Bandung sejak pemberlakuan PSBB pada Maret dilakukan dengan jaga jarak./cnn indonesia/huyogo simbolon.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Sekitar 2.000 jemaah dari total kapasitas 13 ribu orang, hadir dalam salat jumat yang pertama kali digelar di Masjid Raya Bandung, Jumat (12/6), sejak embatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan.

Pelaksanaan salat digelar bertepatan dengan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional hari ke-14. Masjid Raya Bandung, di Jalan Dalemkaum, ini ditutup sejak Maret.

Melansir CNNIndonesia.com yang memantau langsung di lokasi, sejumlah jemaah satu per satu berdatangan melewati dua pintu masuk, yakni pintu utara dan pintu selatan. Kedua pintu tersebut langsung mengarahkan jemaah ke tempat wudu, kemudian menuju ke dalam bangunan masjid.

Sebelum masuk, para jemaah dicek suhu oleh para personel polisi dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Barat. Sedangkan petugas dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) bertugas mengatur penempatan salat para jemaah.

Jemaah juga terlihat menggunakan masker dan membawa sendiri alat salat sebagaimana ketentuan pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Bandung Muchtar Gandaatmaja mengatakan antusias warga yang berdatangan ke rumah ibadah yang berada di kawasan Alun-alun Bandung ini sangat besar.

“Untuk jumlah jemaah yang hadir, dan ini tanpa ada pengumuman, saya lihat mungkin 2.000-an. Karena kalau kapasitas normal bisa sampai 13 ribu atau 15 ribu jemaah. Kita berlakukan dengan kuota 30 persen dulu atau 3.000 orang,” kata Muchtar.

Ia berharap pelaksanaan protokol kesehatan, mulai pengecekan suhu, menggunakan masker, membawa alat salat sendiri terus dilakukan hingga situasi pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir.

“Sampai belum dalam keadaan normal betul, kita terus laksanakan protokol kesehatan itu karena selain ibadah lancar, kita juga butuh sehat,” ujarnya.

Sejauh ini, dia memastikan pelaksanaan salat jumat perdana pasca diberlakukannya PSBB tidak mengalami hambatan apa pun.

“Saya harapkan minggu depan lebih bagus lagi,” ucapnya.

Seperti diketahui, pemberlakukan PSBB proporsional di kota Bandung akan berakhir 12 Juni 2020. Hasil evaluasi Pemerintah Kota Bandung bersama Provinsi Jabar hari ini akan menentukan apakah PSBB diperpanjang atau tidak. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hotel Mercure Bandung City Centre Siap Beroperasi Kembali

Jum Jun 12 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Hotel Mercure Bandung City Centre yang berlokasi di Jl. Lengkongbesar No. 8 Kota Bandung siap beroperasi kembali jika Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mengizinkan hotel menerima tamu lagi. Kesiapan Hotel Mercure Bandung City Centre bahkan telah dilihat langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Yana sempat […]