simamaung.com

Kalah 1-2 dari Madura United, Gol Telat Bauman Gagal Selamatkan Persib

Visi.news – Persib telan kekalahan kedua musim ini usai ditaklukkan Madura United, Jumat (4/5) sore di Gelora Ratu Pamelingan dalam pekan keenam Liga 1 dengan skor 2-1. Brace pemain belakang Fabiano Beltrame lewat titik putih dan tendangan bebas roketnya mematikan tim arahan Mario Gomez. Gol telat Joni Bauman tak mampu menyelamatkan Maung Bandung.

BABAK I
Laga dimulai, sebagai tamu Persib memilih bermain dengan sabar dengan menjaga kedalaman. Madura United mencoba menguasai jalannya pertandingan mencari kelemahan pertahanan Persib dari berbagai celah, baik dari sisi kanan melalui Bayu Gatra maupun kiri lewat Greg Nwokolo.

Ada empat percobaan di 20 menit pertama para pemain Sapeh Kerrab melepaskan tendangan melalui Bayu Gatra, Greg Nwokolo, dan Zah Rahan, namun tak menemukan target di gawang M Natshir. Bahkan, saking berbahayanya Bayu, Bojan Malisic harus melanggarnya hingga diganjar kartu kuning menit 14.

Melalui skema serangan balik, Joni Bauman menggiring bola di tengah lapangan dan dilanggar keras Fabiano. Kartu kuning untuk back asal Brasil itu atas tackle terlambatnya. Set-piece diambil Atep, membahayakan gawang Madura yang dikawal Hery Prasetyo membentur mistar gawang menit 27.

Petaka bagi Persib menit 36, sodoran trought pass Alberto Antonio Paule ke dalam kotak penalti membuat Deden Natshir menjatuhkan Greg dengan lengannya. Fabiano Beltrame ambil eksekusi dan menyarangkan bola ke sisi kiri gawang Deden dengan telak, 1-0 Madura unggul sementara.

Menit 42 jelang berakhirnya babak pertama Joni Bauman ancam gawang Hery Prasetyo lewat tendangan memutar badannya. Sayang, lagi-lagi usahanya digagalkan tepisan Herpras. Skor 1-0 sementara menyudahi babak pertama.

BABAK II
Pertandingan babak kedua dilanjut, Persib ambil inisiatif serangan melalui beberapa suplay umpan silang di kedua sayapnya. Permainan lebih terbukanya Atep cs. beresiko karena terbukannya lini pertahanan.

Menit 52 lewat serangan balik Madura, hampir buat Persib tertinggal lebih jauh. Ya, lepas dari kawalan di sisi kiri, Bayu lepaskan umpan manja untuk Slamet Nurcahyo, beruntung Deden mampu menghadang tendangan keras Slamet.

Tak pikir panjang mencari gol penyama, Gomez memasukkan super sub Airlangga mengganti Eka Ramdani menit 56. Semenit kemudian, Bauman solo run ke dalam kotak penalti, beri umpan kunci untuk Ghozali. Seribu sayang, pemain bernomor punggung 77 itu kehilangan momentum mengendap bola, tendangan lemah diamankan Hery.

Ancaman anak-anak Bandung berlanjut, crossing matang Airlangga ke kotak penalti lepas dihadapan Atep dan Ghozali. Shooting susulan In-Kyun Oh diblock Fabiano. Madura balas beri ancaman, Bayu Pradana dua kali lolos dari jebakan offside, salah satunya membuat ia tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Deden, beruntungnya Ardi mampu melakukan tackle terakhir untuk penyelamatan.

Menit 71 Atep ditukar Billy Paji Keraf demi menambah daya gedor Persib cari gol penyama. Usaha Billy membongkar pertahanan lawan tak begitu menonjol. Malah Madura yang berhasil menggandakan keunggulan menit 81, tendangan roket Fabiano di situasi set-piece membuat Deden kesulitan menjangkau bola yang terarah ke sudut gawang.

Bauman dan kolega belum menyerah, upaya In-Kyun membelah sisi kanan pertahanan Madura berhasil. Ia beri crossing untuk Ghozali yang diteruskan lagi jadi asist atas gol Joni Bauman menit 90. Belum habis, masuk injury time Persib dapat hadiah tendangan bebas, usaha terakhir Bauman melalui set-piece masih mengangkasa. Skor 2-1 pun menyudahi pertandingan.

Susunan pemain

Madura United: Hery Prasetyo; Andik Rendika Rama, Beny Wahyudi, Fachrudin Aryanto, Fabiano Beltrame; OK John, Zah Rahan, Slamet Nurcahyo; Bayu Gatra, Greg Nwokolo, Alberto De Paula.

Cadangan: Angga Saputra, Alfath Fathier, Asep Berlian, Guntur Triaji, Lucky, Engelberd Sani, Imam.

Persib: Muhammad Natshir; Idrus, Bojan Malisic, Victor Igbonefo, Henhen Herdiana; Atep Rizal, Dedi Hartono, Eka Ramdani, Ghozali Siregar, In-kyun Oh; Jonathan Bauman.

Cadangan: I Made Wirawan, Indra, Fisabillah, Tony Sucipto, Hariono, Airlangga Sucipto, Billy Keraf.

@mp-alam/simamaung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas