Balasan Hendro Pandowo di Instagram yang menyatakan akan mengusut laga Madura United vs Persib Bandung. /tribunjabar.id/ist.

Bobotoh Serbu Instagram Kasatgas Antimafia Bola, Laga Madura vs Persib Diselidiki

Visi.news – Ketua Satuan Tugas Antimafia Bola (Satgas), Brigjen Pol Hendro Pandowo, memberikan isyarat akan menyelediki pertandingan Madura United vs Persib Bandung yang digelar di Stadion Gelora Bangakalan, Sabtu (5/10) malam.

Pertandingan yang berakhir 2-1 untuk kemenangan Madura United itu menuai kontroversi karena wasit yang memimpin jalannya pertandingan, Faulur Rossy dinilai memihak tuan rumah.

Setelah pertandingan, Instagram Hendro Pandowo langsung diserbu bobotoh. Mereka mengeluhkan kepemimpan wasit yang dinilai berat sebelah dan cenderung memihak Madura United.

Puncaknya adalah ketika wasit memberikan penalti untuk Madura United. Komentar bobotoh langsung direspons oleh Hendro Pandowo.

Hendro dalam kolom komentar Instagram pribadinya menuliskan sudah berkoodinasi langsung dengan Kasatgas Jawa Timur untuk melakukan penyelidikan.

“Terima kasih informasinya, sudah saya sampaikan Kasatgas Wil Jawa Timur untuk melakukan penyelidikan, nuhun,” tulis Hendro Pandowo.

Sepanjang pertandingan, banyak bobotoh melalui media sosial yang mempertanyakan kepemimpinan wasit asal Bandaaceh tersebut.

Menurut bobotoh, wasit terlalu mudah memberikan pelanggaran kepada pemain Madura United. Sementara ketika pemain Persib Bandung dilanggar, wasit jarang meniupkan peluitnya tanda pelanggaran.

Pertandingan sendiri berjalan cukup menarik karena kedua tim bermain dengan permainan terbuka sepanjang pertandingan.

Persib lebih dulu unggul lewat gol cepat Febri Hariyadi pada menit ke 3 melalui tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan Madura United.

Tim berjuluk Laskar Sape Kerap baru berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke 26 lewat gol bunuh diri Nick Kuipers. Gol kemenangan Madura United diciptakan Alberto Goncalves melalui titik putih pada menit 64.

Kekey Zakaria Kritik Keputusan Penalti

Mantan pemain Persib Bandung Kekey Zakaria pun tak setuju dengan keputusan penalti.

“Hukuman penalti yang diberikan wasit pada Persib kali ini, saya kira, bukan keputusan yang bagus. Keputusan wasit seperti ini membuat kita malas untuk nonton,” ucap Kekey Zakaria.

“Jika dilihat dari tayangan ulang, jelas bahwa saat itu kaki pemain Madura yang dibenturkan kepada kaki Ahmad Jufriyanto. Saat itu bolanya juga sudah lepas jauh ke depan, tapi pemain Madura itu menjatuhkan dirinya. Seharusnya tidak penalti,” tambah Kekey Zakaria.

Komentar Robert Alberts

Ditemui seusai pertandingan, pelatih Robert Alberts mengaku tak ingin mengomentari kepemimpinan wasit pada laga kemarin. Ia khawatir salah bicara dan malah mendapat sanksi.

Menurut Robert Alberts, semua orang tahu dan menyaksikan sendiri bagaimana pertandingan berlangsung.

“Saya tidak mau berbicara karena takut salah menyampaikan sesuatu dan mendapat hukuman. Tapi manajemen menyaksikan laga ini dari televisi dan menjelaskan saya bahwa hal itu (buruknya kinerja wasit) terlihat jelas dan manajemen akan melayangkan surat protes. Itu bukan tergantung pada saya dan semua menjadi urusan manajemen,” ujar Robert Alberts. @fen/tribunjabar.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas