Jelang pilkades serentak, Forkopimcam Tarogongkidul gelar silaturahmi dan rakor./visi.news/wahyudin.

Jelang Pilkades Serentak, Forkopimcam Tarogongkidul Gelar Silaturahmi dan Rakor

Visi.news/wahyudin.

Visi.news – Tahapan masa pendaftaran bakal calon kepala desa untuk pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang III, 5 November 2019, di Kabupaten Garut, telah berakhir Kamis (26 September 2019).
Jumlah pendaftar bakal calon setiap desa bervariasi. Mulai 2 hingga 1O pendaftar. Tahun ini, ada 125 desa yang akan menggelar pilkades serentak tahun 2019.
Untuk menciptakan situasi kondusif menjelang pilkades serentak yang akan berlangsung 5 November 2019 mendatang, Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Kecamatan Tarogongkidul melaksanakan silaturahmi dengan panitia lokal, BPD, bakal calon kepala desa, dan para Saksi.
Silaturahmi bertujuan untuk meminimalisasi dan mencarikan solusi permasalahan yang timbul akibat pilkades. Dengan begitu diharapkan pemilihan kepala desa terlaksanakan secara beradab dan bermartabat.
Saat ditemui usai kegiatan, Kasi Tata Pemerintahan Idad Bahrudin, S. E., didampingi Camat Tarogongkidul, Doni Rukmana mengatakan, lima desa dari tujuh desa yang ada di Tarogongkidul akan melaksanakan pilkades serentak tahun 2019. Pihaknya telah mendapatkan laporan resmi berapa jumlah pendaftar bakal calon kades di setiap desa.
Dari laporan itu, di antaranya Desa Kersamenak sebanyak 2 calon, Desa Tarogong 5 calon, Desa Mekargalih 7 bakal calon, Jayaraga 6 bakal calon, dan Desa Haurpanggung 10 bakal calon.
”Semua itu, bakal calon yang telah mengembalikan formulir atau berkas ke panitia desa/lokal),” ujarnya
Ia menambahkan, berdasarkan aturan, jumlah pendaftar tidak dibatasi baik jumlah maupun asal bakal calon kades.
”Hanya saja sesuai Peraturan Bupati Garut Nomor 117 tahun 2015, bilamana jumlah pendaftar dalam satu desa lebih dari 5 orang, akan dilaksanakan seleksi. Itulah salah satu pembahasan dalam rakor ini,” paparnya.
Sementara Camat Tarogongkidul, Doni Rukmana, juga berharap kepada panitia dan bakal calon kades agar pilkades nanti berjalan lancar, kondusif, aman, sukses tanpa ekses.
”Ini adalah upaya kami dalam rangka menjaga situasi dan kondisi agar tetap kondusif dalam pelaksanaan pilkades khususnya di Kecamatan Tarogongkidul. Intinya, ini sebagai langkah persuasif dalam menghadapi pilkades serentak mendatang ,” pungkasnya. @wah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas