Petugas Disdamkar Kabupaten Bandung memadamkan api di semak belukar kawasan Margahurip Kecamatan Banjaran, Selasa(8/10)./visi.news/apih igun.

“Si Jago Merah” Lalap Gudang Mebel di Margaasih dan Belukar di Banjaran

Visi.news – Insiden kebakaran sepertinya menjadi pemberitaan semua media. Kali ini (Selasa, 8/10 dini hari) “si jago merah” melalap gudang penyimpanan mebel di Kampung Rahayu RT 02/RW 24, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kebakaran itu membuat penduduk setempat gempar. Pasalnya, di dalam gudang tersebut banyak material yang mudah terbakar. Api pun dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lainnya. Sementara itu, penyebab kebakaran bangunan seluas 13 X 12 m2 itu belum dapat diketahui aparat.

“Kami dari Pusdalops Dinas Pemadaman Kebakaran (Disdamkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bandung, belum dapat mengetahui penyebabnya,” ujar Nana Permana, anggora Pusdalops Disdamkar, Selasa (8/10) siang.

Menurut dia, sejauh ini aparat kepolisian dan pihaknya juga belum mengetahui jumlah kerugian yang dalami pemiliknya.

“Pemilik gudang ini Yuswijaya, dia belum mengetahui berapa kerugian yang ditimbulkan. Masih menghitung,” tambah Nana.

Upaya pemadaman kebakaran ini melibatkan Pos Damkar Perumahan Taman Kopi Indah, Soreang, dan Pos Damkar Pasir Jambu, Ciwidey dan Rancabali. Pihaknya menurunkan tiga unit pancar dan satu unit
suplai, serta tim rescue damkar.

Semak Belukar di Banjaran Terbakar

Belum tuntas kebakaran di Desa Rahayu, semak belukar siang tadi terbakar. Area semak – semak seluas 1.000 m2 itu terbakar pukul 11.00 WIB berlokasi di sekitar Kompleks Margahurip Indah RT 01/RW 10, Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Penyebab kebakaran di lahan itu juga tak diketahui pemiliknya. Apalagi masyarakat sekitar, mengaku tak tahu awal kejadiannya.

Anggota Pusdalops Disdamkar Nana Permana, mengatakan hingga diterjunkannya mobil pemadam juga belum mengetahui apa yang menjadi penyebabnya.

“Hingga kini kami juga belum mendapatkan informasi kebakaran awalnya dari mana. Jadi, belum diketahui,” pungkas Nana. @pih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas