Ketua Panitia Hari Wayang Nasional Intan D. Sunarya bersama Dalang Dadan S. Sunarya dan Budi Cilok./visi.news/gista syahidan

Ini Rundown Peringatan Hari Wayang Nasional di Padepokan Giriharja

Visi.news – Untuk melestarikan budaya khususnya wayang golek, Pesantren Budaya Giriharja pada 4-7 November 2019 menyelenggarakan acara peringatan hari wayang nasional. Kegiatan tersebut akan diisi oleh ragam kegiatan mulai dari karnaval tokoh pewayangan, pameran seni wayang dulu sampai zaman modern, workshop wayang, lomba mewarnai, wayang kontemporer, pertunjukan seni tari, pertunjukan pencak silat, bazar karya lukis Giriharja, bazar khas makanan Sunda dan sebagai puncak acara ada pertunjukan Rampak Dalang Bani Sunarya.
Ketua panitia kegiatan tersebut, Intan D Sunarya kepada visi.news, Rabu (6/11) mengatakan, bahwa sejak dilaunching oleh Presiden Joko Widodo, hari wayang lebih banyak diisi oleh wayang kulit. Giriharja sebagai icon wayang golek nasional ingin mendorong ke masyarakat Indonesia bahwa daya tarik seni pertunjukan wayang golek tidak kalah menarik dengan wayang kulit.
“Pada puncak acara besok kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa wayang golek sama hebatnya dengan wayang kulit. Terlebih nanti yang akan tampil para keturunan Abah Sunarya yang akan mengeluarkan seluruh kemampuannya,” tandas keponakan dari almarhum Abah Dalang Asep Sunandar Sunarya ini.
Giriharja, kata Intan, yang merupakan salah satu kiblat wayang nasional, akan terus menspesialkan dan mengistimekan wayang golek sebagai warisan budaya nasional. “Kami tidak ingin anak-anak nanti pareumeun obor karena tidak tahu warisan budayanya sendiri. Anak-anak nanti jangan hanya tahu hari valentine, tapi harus tahu juga hari wayang nasional,” ujar Intan yang saat memberikan keterangan didampingi panitia lainnya Sihabudin dan Salman Al Farisyi.
Panitia dan pengisi acara Hari Wayang Nasional di Padepokan Giriharja, Jalan Raya Laswi, Jelekong, Baleendah, Kabupaten Bandung./visi.news/gista syahidan
Sebagai gebrakan awal, Intan menyebutkan, kalau tahun ini hanya menampilkan para dalang Bani Sunarya maka pada hari wayang nasional ke depan ia sangat berkeinginan yang tampil di Padepokan Giriharja itu bukan hanya dari Bani Sunarya saja tapi para dalang lainnya di seluruh Jawa Barat.
“Mudah-mudahan kegiatan sekarang ini sukses dan bisa mendapatkan dukungan pemerintah agar untuk tahun depan bisa lebih meriah lagi,” pungkas Intan.
Berikut rundown kegiatan Hari Wayang Nasional di Padepokan Giriharja, Jalan Raya Laswi, Jelekong, Baleendah, Kabupaten Bandung, dengan sedikit perubahan tampilan Budi Cilok yang seharusnya di hari penutupan tanggal 7 November, karena bentrok manggung maju tampil jadi pada hari pertama pada 4 November 2019.
@mpa
Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas