Kantor Otoritas Zakat Arab Saudi GAZT./saudigazette.com.sa

Arab Saudi Berlakukan Aturan Zakat Baru untuk Perusahaan Asing

Visi.news – Otoritas Umum Zakat dan Pajak (GAZT) Kerajaan Arab Saudi telah mengumumkan adanya peraturan zakat baru yang akan diterapkan pada Januari 2020 juga akan diberlakukan pada investor di negara tersebut.

GAZT mengkonfirmasi bahwa mereka akan menerapkan pajak penghasilan pada perusahaan dan entitas asing.

Dilansir dari saudigazette.com.sa, Minggu (17/11), peraturan zakat baru yang diamandemen dengan keputusan menteri akan meningkatkan kejelasan metode penghitungan zakat untuk pembayar pajak yang memegang tagihan komersial, dan bagi mereka yang tidak membawa tagihan komersial.

Selain itu, peraturan baru akan lebih memperjelas prosedur yang berkaitan dengan pengumpulan zakat, meningkatkan penyusunan, standardisasi, dan definisi istilah yang digunakan dalam peraturan tersebut.

Regulasi yang diubah mencakup peningkatan prosedur penagihan untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi yang akan mencerminkan pada peningkatan kepercayaan investor dan menarik lebih banyak investasi.

Dampak positif akan terlihat pada penyelesaian klaim zakat untuk properti yang sedang dibangun, yang akan mendukung sektor real estate.

Amandemen tersebut mengklarifikasi kewajiban zakat pada aktivitas asuransi mengingat sifat dan tujuannya yang unik.

Peraturan pengumpulan zakat juga bertujuan untuk meningkatkan akun zakat dari kegiatan pendanaan dan mengurangi setiap perselisihan terkait, pernyataan itu menambahkan.

Otoritas menekankan perlunya memperoleh informasi tentang zakat atau pajak melalui saluran resminya di akun media sosial dan situs web resmi.@mpa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *