Istimewa

DPRD Jabar: Kolam Renang Rp 1,5 Miliar di Rumdin Ridwan Kamil Menyakiti Masyarakat

Visi.news – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat merespons soal pembangunan kolam renang senilai Rp 1,5 miliar di rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PKS Imam Budi menilai, hadirnya proyek tersebut sangat menyakiti masyarakat di tengah ragam persoalan yang dihadapi Jawa Barat.
Imam mengatakan, revitalisasi Gedung Pakuan sangat tak mendesak mengingat kondisinya masih layak dan tak ada kerusakan.
“Saya baru dapat datanya. Ini menyakitkan rakyat. Banyak kebutuhan dasar di Jabar yang belum terpenuhi. Pakuan itu kayaknya masih bagus, kenapa dibangun kolam renang,” kata Imam seperti dilansir Kompas.com, Jumat (15/11).
Imam juga tak mengetahui mengapa proyek itu bisa lolos dari pantauan dewan. Karenanya, ia akan segera meminta pertanggungjawaban Ridwan Kamil soal proyek tersebut.
“Memang ini masalahnya di KUAPPAS 2018, saya belum ada. Mungkin panitia anggaran enggak melihat detail sehingga loloslah program ini. Tapi, kenapa eksekutif enggak ngobrol, lebih lanjut kami akan memanggil dan meminta pertanggungjawaban beliau,” tutur dia.
Selain itu, Imam juga menyoroti masalah revitalisasi taman Gedung Sate yang dikerjakan bersamaan dengan revitalisasi Gedung Pakuan.
Ia mengamati, proyek itu hanya untuk memenuhi hasrat Ridwan Kamil sebagai arsitektur.
“Pembangunan ini sifatnya tidak dibutuhkan bahkan hanya untuk pencitraan dan kepuasan beliau sebagai arsitektur. Kewajiban provinsi itu banyak, ada target rumah tidak layak huni, urusan lingkungan, pembangunan SMA dan SMK,” ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sedang dipermak. Dalam proses revitalisasi itu ditemukan adanya pembuatan kolam renang privat.
Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jawa Barat Iip Hidajat membenarkan hal itu. Ia mengatakan, pembangunan kolam renang itu masuk ke dalam proyek revitalisasi Gedung Pakuan.
“Kalau Gedung Pakuan (anggarannya) sekitar Rp 4 miliar,” kata Iip, Kamis (14/11).
Dalam situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemprov Jabar, proyek tersebut bernama revitalisasi halaman belakang Gedung Pakuan dengan pagu anggaran mencapai Rp 4.656.500.000.
Proyek itu dikerjakan oleh Artikon Dimensi Indonesia yang beralamat di Jalan Cimanuk Swiss Van Java Blk A Nomor 3 A 03/014 Tarogongkidul Sukagalih, Kabupaten Garut. Proyek itu dilepas dengan hasil negosiasi senilai Rp 4.116.854.000. @fen

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas