Loyalis Caketum Golkar Bambang Soesatyo. ©2019 Merdeka.com

Kubu Bamsoet Serang Airlangga Konsolidasi DPD Demi Menangkan Kursi Ketum Golkar

Visi.news – Kubu Bambang Soesatyo menuding kubu Airlangga Hartarto kembali mengumpulkan DPD II di Bali untuk kepentingan Munas Golkar. Mereka menyebut Airlangga memaksa DPD II mendukungnya sebagai caketum Golkar. Di mata mereka, kubu Airlangga tidak menghargai proses demokrasi.

“Hari ini saya menambah keprihatinan terhadap partai ini karena semalam saya di telepon oleh temen temen DPD II hari ini harus dipaksakan ngumpul di Bali oleh Ketua Umum dan wajib hukumnya untuk hadir untuk wilayah Timur,” kata Anggota Tim 9 Bamsoet, Sultan Zukarnaen saat jumpa pers di kawasan SCBD, Jakarta, seperti dilansir dari merdeka.com, Minggu (1/11).

Di kesempatan sama, Jubir Bamsoet, Viktus Murin mengaku mencermati betul gerak-gerik kubu Airlangga menjelang Munas. Tim Bamsoet memantau kegiatan yang dilakukan Airlangga Cs setiap harinya.

“Jadi apa yang mereka perbuat di Bali, saat ini kami tahu, besok akan masuk ke Jakarta nginap di mana, karantina di mana kami juga sudah tahu, untuk mengintimidasi daerah daerah. Itu kami sudah tahu,” ujar Wasekjen DPP Golkar itu.

Ketua Tim 9 Bamsoet, Cyrillus Kerong menambahkan, sebelum di Bali Airlangga telah mengumpulkan pengurus daerah di Padang dan di Solo. Setelah di Bali akan berlanjut di Tangerang dan Jakarta.

“Jadi selain Bali, ada pertemuan di Solo, lalu kemarin itu di Padang. Lalu hari ini di Bali, besok di Tangerang. Nanti mereka masuk Jakarta. Ada beberapa hotel,” kata Cyrillus.

Bantahan DPD

DPD Golkar Jatim merasa tak pernah dikumpulkan oleh Pramono dan Pratikno di sebuah hotel di Golkar untuk tanda tangan dukungan. Wakil Sekretaris DPD I Jatim Aan Ainur Rofik menuturkan, pihaknya juga tidak merasa ada intervensi dan tekanan dari menteri untuk mendukung salah satu caketum. Sepengetahuannya, seluruh ketua DPD Golkar baik tingkat I dan II sudah cerdas dalam menentukan pilihan politik.

“Tidak ada tekan menekan itu. Setahu saya semua Ketua DPD sudah cerdas semua. Setahu saya juga tidak pernah ada nama (Menteri Sekretariat Negara) Pratikno dalam pertemuan-pertemuan DPD,” jelas dia.

Demikian juga DPD Partai Golkar Sumatera Selatan. Sekretaris DPD Partai Golkar Sumsel Herpanto memastikan tidak ada penggiringan pilihan oleh sejumlah menteri terhadap DPD I, untuk memilih kembali Airlangga. Bahkan, dia kaget mendengar kabar tersebut.

“Wah tidak ada itu, tidak ada. Itu kabar hoaks,” kata Herpanto saat dihubungi.

Herpanto tidak bisa memprediksi tujuan pihak yang menyebut adanya paksaan. Bagi dia, persaingan perebutan kursi Ketum Golkar sah-sah saja dalam proses demokrasi.

“Tidak tahu maksudnya apa, tapi kalau soal persaingan biasa saja,” kata dia.

Hal senada diungkapkan Ketua Pelaksana Harian DPD Golkar Jateng, Iqbal Wibisono membantah seluruh DPD dikumpulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Jakarta mengarahkan dukungan dalam proses pemilihan Ketua Umum Petahana Airlangga Hartarto. Iqbal mengatakan, tak ada penekanan khusus memilih Ketum Golkar saat seluruh DPD Jateng dikumpulkan di Jakarta.

“Jadi seluruh DPD ke Jakarta yang ada workshop pendidikan politik. Untuk penekanan dukungan tidak ada,” kata Iqbal Wibisono saat ditemui di DPD Golkar Jateng Semarang, Sabtu (30/11).@mpa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas