Panitia SEA Games telah menyatakan perubahan jadwal dan tempat pertandingan terutama yang di luar ruangan karena kemungkinan adanya badai./saudigazette.com.sa/ist

Topan Kammuri akan Serang Filipina, Jadwal dan Tempat Pertandingan SEA Games Alami Perubahan

Visi.news – Filipina telah mulai mengevakuasi ribuan orang akibat topan dahsyat dari Pasifik memaksa penyelenggara Asian Games untuk membatalkan atau menjadwal ulang beberapa acara, demikian diungkapkan pejabat setempat, Minggu (1/12).

Peramal cuaca memperkirakan Topan Kammuri akan mendarat di dataran Filipina pada Senin petang atau Selasa pagi, dengan kecepatan 170 kilometer per jam dan angin berkecepatan maksimum 140 kilometer per jam.

Badai itu memasuki wilayah Filipina Sabtu malam, tak lama sebelum Presiden Rodrigo Duterte dan superstar tinju Manny Pacquiao meluncurkan Pertandingan dengan upacara pembukaan yang penuh warna.

Prakiraan akan terjadinya Topan Kammuri di Filipina./AFP

Pertandingan tahun ini di Clark, Manila dan Subic, yang berlangsung hingga 11 Desember, sangat kompleks dengan 56 cabang olahraga yang dipertandingkan di berbagai tempat dimana dalam beberapa pertandingan terpisah beberapa jam dengan menggunakan mobil.

Peristiwa luar ruangan di Subic – di pantai barat pulau utama Filipina, Luzon di utara negara itu – adalah yang pertama kali terserang Topan Kammuri.

“Selancar angin telah dibatalkan hingga kami memiliki gambaran cuaca yang lebih akurat,” kata Ramon Agregado, ketua panitia dari kluster tempat Subic, kepada AFP.

Acara triathlon putri dimajukan ke hari Minggu, Agregado berkata, “Jadi kita bisa mengambil keuntungan dari cuaca yang baik”.

Acara Duathlon dijadwalkan untuk Selasa sekarang dimajukan menjadi hari Senin.

Agregado mengatakan bahwa venue tidak akan diubah, tetapi jika cuaca buruk, peralatan akan diturunkan dan disatukan kembali setelah acara dijadwal ulang.

Beberapa unit pemerintah lokal di wilayah Bicol tengah mendesak warga untuk mulai meninggalkan rumah mereka pada Sabtu malam.

Hingga Minggu sore, lebih dari 3.000 orang berada di pusat-pusat evakuasi, sebagian besar di sekolah-sekolah dan gimnasium di Camarines Norte, kata kantor manajemen bencana provinsi itu.

Sebagian besar dari mereka tinggal di daerah pantai dan tempat-tempat rendah di mana banjir bandang dan tanah longsor dimungkinkan karena hujan lebat yang akan dibawa oleh topan.

Belum ada evakuasi wajib yang diperintahkan, kata kantor manajemen bencana.

Kelas sekolah dan kantor pemerintah di beberapa kota akan ditutup pada hari Senin dan Selasa untuk mengantisipasi hujan lebat.@mpa/AFP

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas