Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar./tribunwow.com/ist.

Umuh Muchtar Bela Supardi atas Gol Bunuh Diri

Visi.news – Manajer Persib Bandung memasang badan atas gol bunuh diri yang dilakukan oleh Supardi Nasir.
Seperti yang diketahui, Supardi Nasir mencetak gol bunuh saat Persib Bandung melawan Bali United.
Akibat gol bunuh diri dari Supardi, Persib Bandung kalah dari Bali United dengan skor 2-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (28/11).
Tidak sedikit juga para Bobotoh yang memberikan hujatan kepada Supardi.
Mengutip TribunWow.com dari republibobotoh.com, Umuh Muchtar menilai kesalahan yang dilakukan oleh Supardi memang bukan kerana kesengajaan.
Supardi merasa sangat menyesal dan mengaku bersalah atas kekalahan Persib Bandung dari Bali United.
Menurut Umuh, Supardi sudah meminta maaf, bahkan sampai menangis.
“Ya itulah jangan, Supardi juga nangis dia minta maaf sama saya. Kan begitu masuk ruangan saya tidak begitu memperhatikan Supardi ada masalah gitu-gitu. Tapi saya ga kepikiran,” ujar Umuh, Sabtu (30/11).
Umuh menilai apa yang telah dilakukan oleh Supardi bukan hal aneh di sepak bola.
Karena sekelas pemain dunia pun pastinya juga pernah melakukan gol bunuh diri.
“Apalagi di Indonesia sekelas Persib tidak ada unsur kesengajaan. Supardi itu mati-matian. Kalau menang juga untuk kebaikan semua,” jelasnya.
Sekali lagi, Umuh menegaskan apa yang dilakukan oleh Supardi bukan karena disengaja.
Apalagi Supardi merupakan kapten tim yang mempunyai tanggung jawab besar atas kekalahan ataupun kemenangan Persib Bandung.
Selain itu, Umuh menilai permainan Supardi pada laga melawan Bali United juga tidak buruk. Namun karena membuat satu kesalahan, menjadi seakan-akan terlihat bermain buruk.
“Malah Supardi sebagai kapten dia yang paling bertanggung jawab,” ungkap Umuh.
“Kalau Supardi ada masalah di awal, lalu memperlihatkan dari awal ada hal yang diinginkan baru. Tapi Supardi ini eksis. Dia benar-benar bertanggung jawab,” jelasnya.
Dan terakhir, Umuh meminta para Bobotoh untuk tidak lagi menyalahkan Supardi. Apalagi sampai menghujatnya.
“Pas kejadian seperti itu bisa terjadi di mana pun. Bukan unsur kesengajaan. Dia juga muslim, sangat kuat ibadahnya, sangat bagus. Saya yakin dia tidak ada unsur kesengajaan. Bobotoh jangan kaya gitu,” pungkas pria berusia 71 tahun tersebut.
@fen

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas