Bupati Garut dan ketua Baznas Kab Garut saat menerima penghargaan dari “Baznas Award” tingkat Provinsi Jawa Barat./visi.news/wahyudin sumantri

Bupati Garut Terima Penghargaan “Baznas Award”

Visi.news – Dua kepala pemerintahan kabupaten yaitu Garut dan Banjar meraih penghargaan “Baznas Award” Pendukung Pengelola Zakat Terbaik se-Provinsi Jawa Barat.
Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Garut H. Rudy Gunawan yang diserahkan oleh Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat Dr. H. Arif Ramdani di Gedong Budaya Sabilulungan Soreang Kabupaten Bandung Jawa Barat, Senin (2/12).
Disampaikan Bupati Garut H Rudy Gunawan, sebagai kepala pemerintahan Kabupaten Garut tentu pihaknya mengucapkan syukur alhamdullilah dengan meraih sebuah penghargaan dari Baznas Provinsi Jawa Barat yaitu “Baznas Award”.
“Ini juga merupakan hasil kerja sama antara pemerintah dan masyarakat Kabupaten Garut,” ucap Rudy kepada wartawan usai menerima plakat penghargaan “Baznas Award”.
“Ada dua kepala pemerintahan kabupaten yang mendapat penghargaan ‘Baznas Award’ yaitu Garut dan Banjar,” ujarnya.
“Semoga ke depan kita lebih baik lagi. Potensi dari ASN itu kalau dihitung sekitar 1,2 triliun kali 2 persen, jadi sekitar dua sekian miliar. Tapi sekarang juga sudah cukup bagus,” imbuhnya.
Selain kepala pemerintahan dalam hal ini Bupati Garut, lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut juga sama mendapat penghargaan walaupun hanya di lima nomine terbaik “Baznas Award” Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Garut H. Rd Aas Kosasih, merasa bangga dengan prestasi yang diraih Garut ini.
Baznas Garut sendiri alhmadullillah mendapatkan penghargaan walau hanya masuk dalam katagori lima nominasi.
“Sangat bersyukur karena kita baru usia 3 tahun sudah mendapat penghargaan. Sedangkan kabupaten lain ada yang sudah hampir dua periode,” tuturnya.
“Lebih bangga lagi ketika Pak Bupati dinobatkan sebagai kepala daerah yang mendorong kebangkitan zakat di Kabupaten Garut,” imbuhnya.
Lebih lanjut Aas menambahkan, pihaknya berjanji akan memperkuat sektor pengumpulan maupun pendistribusian serta pendayagunaannya. @why

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas