Ketua Solidaritas Komunikasi Wartawan  Tasikmalaya (Sokwat), Tono Efendi./visi.news/hendra

Wartawan Ciamis Dilecehkan Pemborong, Sokwat Angkat Bicara

Visi.news – Ketua Solidaritas Komunikasi Wartawan  Tasikmalaya (Sokwat), Tono Efendi, ikut angkat bicara terkait oknum pemborong di Ciamis yang diduga menghina dan melecehkan salah seorang wartawan Lintas Pena. 
Bahkan, Sokwat mengutuk keras dan mengecam atas dugaan perilaku seorang pemborong/kontraktor yang memperlakukan serta menghina profesi wartawan dan LSM.
Menurut beberapa berita di media cetak dan online yang kini menjadi tranding topik,  seorang oknum pemborong disinyalir mengeluarkan kata-kata kasar sambil menghina tugas seorang wartawan Lintas Pena yang saat itu sedang melakukan fungsinya sebagai kontrol sosial di lokasi proyek milik pemborong tersebut. Bahkan, hardikannya merembet pula menyebut-nyebut nama sebuah LSM (lembaga swadaya masyarakat).
“Seandainya kejadiannya demikian,  kami atas nama pribadi dan lembaga tentunya sangat prihatin dan menyayangkan lontaran  ucapan si pemborong tersebut. Ini sudah pelecehan profesi dan penghinaan terhadap seorang wartawan bahkan secara tidak langsung menghina seluruh wartawan di mana pun berada,” ujar Tono dengan nada serius kepada visi.news, Rabu (4/12), di Balekota Tasikmalaya.
Menurut lelaki yang sudah berkiprah menjadi kuli tinta sejak 1994 itu,  profesi wartawan sudah jelas sebagai kontrol sosial. Tentunya harus dipahami oleh seluruh publik. Bahkan, profesi wartawan dilindungi Undang -Undang Pers Tahun 1999.
“Dalam UU Pers itu sudah jelas,  barangsiapa yang menghalang-halangi atau mengintimidasi wartawan jelas bisa dipidanakan.  Hukuman kurungan 2 tahun penjara atau denda maksimal Rp 500 juta,”  terangnya.
Dia pun berharap permasalahan ini jangan dibuat enteng dan dianggap hal biasa.  Bahkan dirinya sangat apresiatif dan mendukung kasus ini diseret ke pihak berwajib.
“Kita harus tegas dan konsisten  jika profesi kita masih diinjak-injak dan dihina seperti ini  agar ada efek jera. Mending diproses si pemborongnya hingga tuntas,”  pungkasnya. @hen

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas