Petugas mengevakuasi korban bus Primajasa yang terperosok di jalur Cicalengka- Nagreg, Rabu (1/1)./visi.news/apih igun.

Sopir “Cileureun”, Bus Primajasa Terperosok di Nagreg

Visi.news – Bus Primajasa dengan nopol B-7104 YI terperosok di Jalan Raya Nagreg, tepatnya di Kp. Pamuncatan RT 04/RW 05, Desa Nagregkendan, Kec. Nagreg, Kab. Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/1) sekitar pukul 08.30.
Kapolresta Bandung, Kombespol Hendra Kurniawan, dalam laporan tertulisnya menyebutkan lakalantas itu mengakibatkan korban luka berat dan luka ringan para penumpangnya. Kerugian materi ditaksir sekitat Rp 15.000.000.

Korban dilarikan ke Puskesmas Nagreg untuk perawatan medis, Rabu (1/1)./visi.news/apih igun.

Sementara itu, Unit Lakalantas Polresta Bandung mencatat sejumlah korban luka berat ( LB) dan luka ringan ( LR).

1. Undang, pria, 55 th, sopir Primajasa, Garut (LB)

2. Nazwa, wanita, 7 tahun, penumpang asal Subang (LR)

3. Siti, wanita, 23 th, penumpang, asal Ciamis (LR)

4. Odin, pria, 62 th, buruh, penumpang asal Purwakarta (LR)

5 . Herdiana, pria, 34 th, swasta, penumpang asal Garut (LR)

6. Susi Handayani, wanita, 46 th, penumpang asal Sumedang (LR)

7. Dini Mardya, wanita, 26 th, penumpang asal Garut (LR)

Kapolresta menjelaskan, berdasarkan kronologisnya, kecelakaan itu berawal ketika pengemudi Bus Primajasa No Pol B-7104-YI melaju dari Barat Cicalengka menuju Timur Nagreg. Ketika melaju, pengemudi bus tersebut kurang berhati-hati dan kurang konsentrasi alias “cileureun” sehingga bus mendadak oleng ke sebelah kiri dan terperosok ke pinggir jalan menabrak pepohonan. Akibatnya pengemudi dan penumpang bus mengalami luka. Para korban dilarikan ke Puskesmas Nagreg dan RS Cikopo, Cicalengka.
Berdasarkan data yang dihimpun Kapolresta, identitas pengemudi bernama Undang usia 55 tahun, beralamat di Kp. Lempong RT 02/RW 04, Desa Sukaraja, Kec. Banyuresmi, Kab.Garut.
Sementara para saksi masing- masing,
Yusep Sofyan, 25 tahun, wiraswasta, alamat Kp. Mekarbakti RT 05 /RW 06, Desa Depok Kec. Bungbulang Kab.Garut
“Saksi lainnya Aep Saepulloh,19 th, pelajar, Kp. Karangpawitan RT 05/01 Ds. Sindangwargi, Kec.Karangpawitan, Garut.
Bus sudah dievakuasi petugas dibantu warga sekitar. @pih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas