Paras Alamanda, tukang ojol yang diperiksa polisi karena merekayasa perampokan, Senin (13/1)./visi.news/apih igun.

Rekayasa Perampokan, Paras Alamanda Diperiksa Polisi

Visi.news – Malang nasib Paras Alamanda (17), remaja tangggung penduduk Desa Ciburial, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung, yang sehari-harinya menjadi pengendara ojek online ini. Melapor kepada polisi sebagai korban perampokan, malah menjadi tersangka.
Dengan dalih ingin diperhatikan keluarga, Paras Alamanda yang berparas imut-imut ini harus rela bersandiwara menjadi korban perampokan. Namun, alih-alih mendapat tanggapan dari polisi dan perhatian dari keluarganya, Paras malah harus memelas karena akhirnya tersandung menjadi tersangka karena dia merekayasa kasus perampokan.
Hal itu diungkapkan Kasatreskrim.Polresta Bandung AKP Agta Bhuana Putra saat jumpa pers dengan awak media di Mapolresta Bandung, Senin (13/1).
“Jadi tersangka ini pura-pura jadi korban perampokan dengan mengiris-iris bagian badannya,” terang Agta. Dikatakan Agta, dari laporan tersangka, ternyata setelah ditelusuri di lapangan banyak kejanggalan sehingga pihaknya menindaklanjutinya dengan memeriksa pelapor.
“Kami melihat banyak kejanggalan. Misalnya dia mengaku korban penganiayaan dengan barang bukti pisau dan lainnya. Namun, setelah dicek di lapangan sangat berbeda dengan pengakuannya. Maka kami pun menetapkan pelapor sekaligus tersangka karena merekayasa laporannya sendiri,” papar Kasatreskrim.
Dalam jumpa pers tersebut, Paras Alamanda akhirnya mengakui telah merekayasa perampokan dan meminta maaf kepada keluarga dan terutama orang tuanya. Polisi pun belum menetapkan tersangka karena alasan masih di bawah umur. @pih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas