Zulkifli Hasan terpilih jadi Ketum PAN di Kongres ke V. ©2020 Liputan6.com/nandaperdanaputra

Kembali Terpilih Ketum PAN, Zulhas Minta Maaf atas Insiden Kerusuhan Saat Kongres

Visi.news –  Zulkifli Hasan kembali terpilih menjadi Ketua Umum PAN periode 2020-2025. Dengan capaian ini, pria yang akrab disapa Zulhas menjadi orang pertama yang mengukir sejarah di puncak kepemimpinan partai berlambang matahari.

Usai terpilih, Zulhas meminta maaf atas segala insiden kerusuhan yang sebelumnya terjadi dalam Kongres V PAN. Untuk diketahui, kerusuhan tidak terelakkan selama perhelatan Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara. Sejumlah peserta tampak terluka di bagian kepala.

“Sahabat saya Mulfachri Harahab memang keras tapi hatinya baik. Kalau ada gesekan-gesekan, kami yang bersalah di hadapan teman-teman, saya meminta maaf. Ini menjadi peristiwa penting untuk partai,” tutur Zulhas di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, seperti dilansir dari merdeka.com, Selasa (11/2).

Menurut Zulhas, PAN akan tetap solid meski telah terjadi peristiwa tersebut. Pada dasarnya, seluruh kader memiliki kecintaan terhadap partai dengan berbagai sikap.

“Tentu ini kemenangan Partai Amanat Nasional. Apalah Zulkifli Hasan seorang diri tentu tidak bisa berbuat apa-apa. Ini perjuangan kawan-kawan, senior-senior semua,” jelas dia.

Zulhas berharap, terpilihnya menjadi Ketum PAN merupakan takdir baik untuk partai dalam lima tahun ke depan. Dia juga mengucapkan terima kasih terhadap Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Kembali dia meminjam istilah smack down dari Amien Rais. Bahwa meski kekerasan terjadi di awal, namun pada akhirnya akan kembali bersikap baik.

“Tentu semua karena pendiri partai kita, tokoh reformasi, Pak Amien Rais,” puji Zulhas.

Berdasarkan perhitungan, Zulkifli Hasan memperoleh 331 suara. Sementara Mulfachri Harahab dengan 225 suara dan Drajad Wibowo 6 suara. Sementara yang tidak sah ada 3 suara.

Kericuhan saat Kongres

Suasana Kongres PAN makin memanas. Pantauan Liputan6.com, Selasa (11/2), Caketum PAN Mulfachri Harahab kembali ke ruang rapat sekitar pukul 13.30 Wita. Dia didampingi rombongan massa pendukung.

Saat tiba di ruang kongres, dari kejauhan terdengar teriakan. Peserta Kongres PAN melempari kubu Mulfachri dengan kursi.

Beberapa peserta kemudian dievakuasi. Tampak satu di antaranya mengalami pendarahan di kepala.

Tidak berhenti di situ, massa kembali terlihat saling baku hantam. Petugas kepolisian tidak dapat menahan diri dan menerjunkan tim menangani insiden yang seolah seperti tawuran.

Pintu kaca hotel pun pecah. Massa berhamburan. Kapolda Sulawesi Tenggara Beigjen Merdisyam berteriak memberikan instruksi keras.

Ketua DPW PAN Sulawesi Barat Asri Anas mengatakan ada 30 orang peserta Kongres yang merupakan pendukung calon ketua umum PAN Mulfachri Harahap terluka diserang sekelompok orang di Ruang Sidang Utama Kongres PAN di Ballroom Hotel Claro Kendari.

Dia mengatakan 30 orang tersebut sedang dalam perawatan untuk penyembuhan di sebuah ruangan di Hotel Claro, Kendari.

“Setelah skorsing dicabut, kami masuk lalu kami diserbu. Ada sekitar 50 orang yang menyerbu melalui tangga belakang lalu ke atas,” kata Asri Anas di Hotel Claro, Kendari dilansir Antara, Selasa (11/2).

Dia mengatakan dari 30 orang yang terluka itu kebanyakan berdarah di bagian kepala karena terkena lemparan kursi. Namun dia enggan menyebut nama-nama orang yang terluka tersebut.@mpa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas