ilustrasi./saudigazette.com.sa

Jamaah Umrah yang Lewati Batas Tinggal Dapat Minta Bebas Hukuman

Visi.news – Jemaah umrah overstaying sebelum batas akhir Sabtu, 28 Maret 2020, harus mengajukan permohonan pembebasan dari implikasi hukum dan keuangan, Saudi Press Agency mengutip pernyataan Kementerian Haji dan Umrah.

Dilansir dari saudigazette.com.sa, Selasa (24/3/2020), kementerian terkait telah membuat pengaturan yang diperlukan untuk bekerja sama dengan pihak berwenang lainnya.

Aplikasi dapat diajukan melalui situs web kementerian di tautan berikut: eservices.haj.gov.sa, pernyataan itu menambahkan. Kedatangan terakhir jamaah umrah untuk musim ini adalah pada 27 Februari, hari ketika Kementerian Luar Negeri memutuskan untuk sementara waktu menunda ziarah umrah dari luar negeri serta kunjungan ke Masjid Nabawi di Madinah sebagai bagian dari langkah pencegahan untuk mengekang penyebaran virus corona.

Dalam fase selanjutnya, ziarah umrah dari negara-negara Dewan Kerjasama Teluk serta dari dalam Kerajaan Arab Saudi juga ditangguhkan. Keputusan pemerintah untuk menangguhkan semua penerbangan internasional yang berlaku mulai 15 Maret memaksa semua misi diplomatik dan perusahaan penerbangan untuk meningkatkan upaya mereka untuk memulangkan kembali peziarah sebelum batas waktu berakhir. Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) mengizinkan masa tenggang untuk memulangkan kembali para peziarah yang terdampar karena gangguan layanan penerbangan setelah berakhirnya batas waktu keberangkatan.@mpa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas