Pengadilan Negeri Bandung Jln. LLRE Martadinata. /visi.news/mp alam

Mantan Kabid SMP Disdik Kab. Bandung Maman Sudrajat Ajukan Praperadilan

Visi.news – Di sela persidangan dugaan kasus pungli yang menjeratnya, Mantan Kepala Bidang Pendidikan (Kabid) SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung H. Maman Sudrajat, S.Pd., M.M., mengajukan permohonan praperadilan.

Pada sidang pertama praperadilan, Selasa (24/3/2020), melalui tim pengacaranya dari Kantor Hukum M. Budiman, S.H., M.H. & Rekan, dalam petitum permohonan primairnya menyatakan tindakan termohon dalam hal ini Polda Jabar yang menetapkan pemohon sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana sebagaimana Pasal 5 ayat (2), Pasal 11, dan atau pasal 12 huruf e dan atau pasal 12 huruf f dan atau pasal 12 B ayat (1) huruf a UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, adalah tidak sah dan tidak berdasarkan atas hukum dan oleh karenanya penetapan tersangka a quo tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat;

“Menyatakan tidak sah segala keputusan atau penetapan yang dikeluarkan lebih lanjut oleh Termohon yang berkenaan dengan penetapan Tersangka atas diri Pemohon oleh Termohon,” ungkap pengacaranya dalam sidang yang berlangsung di Ruang IV R. Pengadilan Negeri Bandung di Jln. LLRE Martadinata, Selasa.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Tunggal Yuswardi, S.H., M.H. dengan Panitera Pengganti Wisnu Prawira, S.E., S.H., M.H., tim pengacara H. Maman Sudrajat, S.Pd., M.M., memohon pengadilan memerintahkan kepada Termohon untuk menghentikan penyidikan terhadap perintah penyidikan kepada Pemohon;

“Memulihkan hak Pemohon dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya; Menghukum Termohon untuk membayar biaya perkara menurut ketentuan hukum yang berlaku,” ungkapnya.

“Apabila Yang Mulia berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono),” imbuhnya dalam petitum subsidair.

Dari Kantor Hukum M. Budiman, S.H., M.H., tim kuasa hukum Maman Sudrajat terdiri dari M. Budiman, S.H., M.H., Yudi Kosasih, S. Sy., M.H., M Adli Hakim, S.H., M.H., dan M. Adhi Yudha Prawira S.H.

Menurut Panitera Pengganti Wisnu Prawira, S.E., S.H., M.H., sidangnya sendiri berlangsung sesuai jadwal pukul 09:00 WIB.

Permohonan praperadilan yang dilakukan tim pengacara Maman didaftarkan pada 2 Maret 2020 dengan nomor perkara 12/Pid.Pra/2020/PN Bdg. Sesuai dengan batas waktu 22 hari setelah diregistrasi maka sidang pertama dilakukan hari ini, 24 Maret 2020. Sidang praperadilan ini dilaksanakan setelah sidang dakwaan atas tindak pidana korupsi (Tipikor) sendiri berjalan.

Maman didakwa pasal-pasal dalam UU Tipikor setelah operasi tangkap tangan yang dilakukan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Jawa Barat di SMPN 1 Pameungpeuk, Kabupaten Bandung pada 3 Januari 2020 lalu dengan barang bukti uang Rp. 52,5 juta.@mpa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas