Desa Sankt Corona am Wechsel di Austria./wikimedia.

Gara-gara Corona, Desa Corona di Austria Berencana Ganti Nama

Visi.news – Desa di Austria yang bernama Sankt Corona am Wechsel, mungkin perlu memikirkan kembali urusan promosi pariwisatanya, kata sang wali kota pada Senin (23/3) setelah pandemi virus corona (Covid-19) menghebohkan dunia.

“Awalnya kami tersenyum melihat virus bernama desa ini muncul, tetapi lelucon telah berhenti sejak epidemi menjadi begitu serius,” kata wali kota Michael Gruber, seperti yang dikutip CNN Indonesia dari AFP, Selasa (24/3).

Ekowisata adalah sumber utama pendapatan bagi desa yang berpenduduk sekitar 400 orang ini.

Desa Sankt Corona am Wechsel terletak sekitar 100 kilometer selatan Wina di kaki pegunungan Alpen. 

Pemandangan alam yang indah sudah pasti menjadi magnet utama kedatangan turis ke sini.

“Kami mungkin harus mencari nama baru untuk kembali menyambut wisatawan,” kata Gruber.

Maskot desa bernama Corona berupa semut yang berpakaian tradisional. Wujudnya ditampilkan pada pamflet dan informasi lainnya untuk wisatawan.

Atraksi-atraksi wisata di desa yang dinamai dari nama suci Katolik Corona, mulai meluncur dengan gokart di perbukitan sampai bersepeda gunung.

Turis yang ingin melakukan pendakian, silakan menuju Erzkogel, Hochalmweg (Kammweg), Wasserfall, atau Gipfel des Hochwechsels.

Selain rumah-rumah tradisional yang bisa diinapi, desa ini juga memiliki banyak area berkemah yang masih asri.

Austria telah mencatat lebih dari 3.900 kasus virus corona baru hingga saat ini, dengan 21 kasus kematian.

Negara berpenduduk sekitar 9 juta orang ini telah menyatakan langkah-langkah tegas, seperti membatasi pergerakan orang-orang, demi memerangi penyebaran virus. @fen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas