Tim gabungan terdiri atas anggota DPRD Kab. Bandung, Karang Taruna, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Cinunuk dan Satpol PP difoto usai menyemprotkan cairan disinfektan menggunakan branwir./visi.news/yayan sofyan.

Perangi Covid-19 di Cileunyi, Semprotkan Disinfektan Gunakan Branwir

Visi.news – Berbagai pihak di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kian gencar memerangi virus corona atau Covid-19. Bahkan, selain sejumlah pihak terus melakukan sosialisasi ke kampung-kampung dan kompleks-kompleks perumahan, penyemprotan cairan disinfektan pun terus dilakukan, termasuk menggunakan branwir.

Menyemprotkan cairan disinfektan dengan menggunakan branwir (mobil pemadam kebakaran) milik Pemkab Bandung yang selalu standbye di halaman Kantor Kec. Cileunyi tersebut dilakukan di Desa Cinunuk, Kamis (26/3).

Pemanfaatan branwir untuk menyemprotkan cairan disinfektan tersebut inisiator Riki Ganesa, anggota DPRD Kab. Bandung dengan berkeliling ke beberapa perkampungan dan kompleks perumahan.

Perangi Covid-19 di Desa Cinunuk, Kec. Cileunyi, aparat menyemprotkan cairan disinfektan gunakan branwir ke rumah-rumah di sejumlah kampung dan kompleks perumahan./visi.news/yayan sofyan.

Didampingi Bhabibkamtibmas, Babinsa Desa Cinunuk, Aipda Heri Maryadi dan Serda Zakaria serta Satpol PP Kec. Cileunyi tersebut, crew pemadam kebakaran menyemprotkan cairan disinfektan umumnya ke halaman-rumah. Selain menggunakan branwir, ada juga tim relawan menyemprotkan cairan disinfektan tersebut menggunakan mesin penyemprot/penyedot air. Mesin penyemprot tersebut agar bisa menyemprotkan cairan disinfektan yang rumahnya ada di gang-gang.

“Ini bentuk kepedulian kami dari tim relawan pencinta alam Kab. Bandung berkerja sama dengan sejumlah pihak terkait di Kec. Cileunyi dan Desa Cinunuk. Insyaallah dalam waktu dekat kami pun akan melakukan hal serupa dan akan terus memerangi Covid-19 dengan menggunakan branwir dan mesin penyedot air,” kata Riki saat menyemprot dengan branwir di Kompleks Cibiru Asri 2, Desa Cinunuk.

Selain berkeliling menyemprotkan cairan disinfektan, di mobil branwir Riki pun melalui pengeras suara yang ada mobil tersebut berkoar- koar, bersosialisasi dan memberikan imbauan agar bersama-sama memerangi Covid-19.

“Kami pun dengan crew mobil branwir tak sekadar menyemprotkan cairan disinfektan, tapi sambil sosialisasi dan memberikan imbauan. Intinya, memerangi Covid-19 harus bersama-sama menjaga diri masing-masing, keluarga, dan lingkungan. Juga tetap tenang, tidak panik, tapi tetap waspada dan berdo’a. Mudah-mudahan dengan penyemprotan cairan disinfektan dengan branwir sambil memberikan imbauan ini, secara psikologis warga Desa Cinunuk bisa ‘reugreug’, tenang, tidak panik tapi tetap waspada,” harapnya.

Sementara itu, hal yang sama dilakukan oleh tim medis Puskesmas Cinunuk. Meski tim medis saat berkeliling menggunakan mobil puskesmas keliling tak melakukan penyemprotan cairan disinfektan, namun mereka terus melakukan sosialisasi dan imbauan bagaimana masyarakat harus bersama-sama memerangi Covid-19.

“Dalam sosialisasi dan imbauan ke sejumlah titik di wilayah Desa Cinunuk, tim medis tetap mengajak semua pihak agar peduli terhadap upaya memerangi Covid-19. Caranya, tetap tenang, tidak panik, namun tetap harus waspada dan taati iimbauan pemerintah sambil berikhtiar serta tak lupa berdo’a agar Covid-19 segera enyah,” harap dr. Elfi, Kepala Puskesmas Cinunuk. @yan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas