Banjir bandang terjang tiga desa di Kecamatan Gununghalu KBB, Kamis (26/3)./visi.news/apih igun/via bpbd kbb.

Sungai Cidadap Meluap, 3 Desa di Kec. Gununghalu Diterjang Banjir Bandang

Visi.news – Banjir bandang menerjang kawasan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat. Hujan deras mengakibatkan air Sungai Cidadap meluap dan mengakibatkan sungai tak mampu menampung air yang cukup tinggi sekitar pukul 18.00, Kamis (26/3). Akibatnya, tiga desa terendam banjir, yakni Desa Gununghalu, Desa Sirnajaya, dan Desa Bunijaya, Kecamatan Gununghalu.

Berdasarkan Laporan Badan Penanggunglangan Bancana Daerah (BPBD) KBB, volume air Sungai Cidadap baru kembali normal pukul 20.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Tetapi hektare-an sawah terendam seperti di Desa Gununghalu, Kp. Sadatar sawah terendam, Kp.Tangsi sawah dan tanaman palawija terendam, serta Kp.Ciawitali jembatan bambu, rusak ringan.

Selanjutnya Kp. Cibanteng sawah terendam, Kp. Leuwi Larangan sawah dan jalan lingkungan rusak 10 meter, Kompleks Perkebunan Montaya 2 bedeng terendam.

Desa Sirnajaya Kompleks Perkebunan : 11 Bedeng, 1 masjid terendam, Kp. Pasanggrahan 3 rumah dan 1 Pesantren Al-Jihad terendam, 6 kolam terendam.

Desa Bunijaya Kp.Ciawitali 1 rumah warga terendam, Kp. Cibolang 1 rumah teredam. Jumlah kepala keluarga rerdampak : 18 KK – 150 jiwa tersebar di tiga Desa Gununghalu, Sirnajaya, Bunijaya serta kerusakan alat rumah tangga di beberapa rumah yang terendam.

Kepala BPBD KBB, Duddy Prabowo mengatakan, bersama aparatur kewilayahan, desa, kecamatan, polsek, koramil, dan relawan melakukan pendataan dan kaji cepat ke lokasi bencana. “Kami ungsikan warga terdampak ke kerabat dan saudara terdekat mereka,” kata Duddy kepada wartawan, Kamis (26/3).

Duddy mengatakan, untuk pembersihan material banjir bandang akan dilakukan secara bergotong-royong bersama aparatur kewilayahan, masyarakat, dan relawan.

“Segala bentuk perkembangan di lokasi bencana akan dilaporkan kembali sesuai perkembangan di lapangan karena terkendala cuaca dan minim penerangan listrik ,” tuturnya.

Sementara, kebutuhan mendesak evakuasi korban banjir berupa pembersihan di lokasi banjir bandang, perbaikan jembatan bambu, perbaikan jalan lingkungan, alat kebersihan keluarga dan paket sembako untuk warga terdampak banjir, akan terus dilakukan guna melancarkan situasi. ” Kami segera tangani untuk kelancaran lalu lintas dan evakuasi warga,” pungkasnya. @ pih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas