3 Alasan BRI Liga 1 Mustahil Pakai VAR Musim Depan

Editor Ilustrasi VAR./afp/ian kington/via suara.com/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Kinerja wasit di kompetisi BRI Liga 1 musim ini menjadi sorotan publik. Banyak keputusan pengadil lapangan yang dianggap tak wajar dan menuai kontroversi.

Buruknya kinerja wasit ini membuat publik sepak bola Indonesia menuntut Liga 1 segera mengaplikasikan teknologi VAR (video assistant referee).

PT LIB selaku operator Liga 1 mengungkapkan bahwa sudah merencanakan menggunakan VAR pada Liga 1 musim depan. PT LIB bahkan disebut siap menggelontorkan dana sekitar Rp 85 miliar.

Tujuan dari penggunaan VAR untuk memudahkan wasit dalam mengambil keputusan. Selama ini pengadil lapangan di kompetisi Indonesia kerap kali mengeluarkan ketetapan yang kontroversial.

“Tahap awal, kami akan membeli satu set VAR. Kalau nanti kompetisi kembali ke format semula, kandang dan tandang, kami harus membuat klaster VAR agar tidak jauh perpindahannya,” kata Lukita.

Meski PT LIB sudah menyuarakan rencana mereka, namun penggunaan VAR sepertinya masih akan sulit untuk diterapkan di Liga 1 musim depan. Berikut ulasannya.

1. Infrastruktur Tak Memadai

Menggunakan teknologi VAR tidak sesederhana memasang alat tersebut di stadion. Penggunaan alat canggih ini juga harus didukung oleh infrastruktur yang memadai.

Sementara itu, masih banyak klub Liga 1 yang belum memiliki stadion dengan infrastruktur memadai sehingga akan sulit menerapkan VAR di semua pertandingan.

2. Masih Kekurangan Wasit Lisensi FIFA

Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita sudah menjelaskan bahwa Liga 1 belum siap diterapkan VAR. Salah satu alasannya adalah lisensi wasit di Indonesia.

Hadian Lukita mengungkapkan bahwa Indonesia baru memiliki lima wasit berlisensi FIFA. Indonesia masih kurang tujuh wasit lisensi FIFA untuk bisa menerapkan VAR.

3. Perlu Diedukasi Soal VAR

Masalah lain yang dihadapi Liga 1 untuk menerapkan VAR adalah sumber daya manusia. Banyak pihak yang harus lebih dulu mendapat pelatihan soal VAR, selain wasit tentunya.

Baca Juga :  Pameran Lukisan "Rayuan Pulau Kelapa" untuk Gairahkan Kota Solo

Alasan-alasan ini yang membuat VAR sepertinya masih akan sulit untuk bisa diterapkan di Liga 1 musim depan meski PT LIB sudah merencanakan anggaran untuk VAR. @fen/sumber: suara.com

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Perkuat Jejaring Lulusan, Pusat Karier UIN SGD Bandung Gelar Alumni Gathering

Rab Nov 3 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Unit Pelaksana Teknis Pusat Karier UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerja sama dengan Bagian Kemahasiswaan dan Alumni menggelar Alumni Gathering bertajuk Memperkuat Ikatan dengan Alumni yang diselenggarakan di Shakti Hotel, Selasa (02/11/2021). Ketua Pusat Karier, Dr. Hj. Betty Tresnawaty, M.I.Kom., CPR., CICS., CICSS., tampil menjadi […]