3 Anggota Geng Motor Ditangkap Polisi Keroyok Warga Purwakarta Secara Brutal

Editor :
Kapolres Purwakarta AKBP Suhardi Heri menunjukkan senjata tajam jenis celurit yang digunakan pelaku./visi.news/deni ramdani

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | PURWAKARTA – Terlibat pengeroyokan terhadap seorang warga di Purwakarta, tiga anggota geng motor berhasil ditangkap polisi. Aksi pengeroyokan itu dilakukan secara brutal hingga membuat korban nyaris tewas.

Diketahui pengeroyokan tersebut terjadi pada Agustus 2021 lalu, para pelaku menggunakan senjata tajam jenis celurit dan tongkat. Korban pun harus menderita luka pada bagian kepala, kaki dan pelipis.

Ketiga anggota geng motor yang ditangkap, yakni berinisial E warga Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka sedangkan N dan S, keduanya warga Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta. Sementara seorang tersangka lainnya masih dalam pengejaran polisi alias buron.

Selain menangkap ketiga tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa, 1 buah celurit, 1 buah tongkat bisbol, satu bilah bambu, dan 3 jaket XTC.

Sampai saat ini, ketiga tersangka harus menjalani pemeriksaa intensif di Mapolres Purwakarta. Mereka dijerat Pasal 170 ayat 1 KUHPidana, dengan ancaman lima tahun penjara.

Sebelumnya, pengeroyokan terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Gang Wijayakusuma, Kelurahan Nagri Tengah Kecamatan Purwakarta, berawal saat korban sedang membantu temannya mendorong motor. Tiba-tiba saja datang sekelompok pelaku dari anggota geng motor. Tanpa alasan yang jelas, pelaku kemudian menyerang korban dan melakukan pengeroyokan berikut menghancurkan motor korban.

Penganiayaan terhadap korban dengan cara memukul kepala dan punggung dengan bambu serta celurit hingga mengakibatkan luka pada bagian kepala dan kaki.

“Motif dari peristiwa ini ya musuhan dengan kelompok motor lain,” kata Kapolres Purwakarta, AKBP Suhardi Heri, Kamis (7/10/2021).

Menurutnya, perlu peran serta bersama tidak hanya dari kepolisian tapi juga perlu keterlibatan masyarakat, terutama dari para orang tua dalam menangani masalah remaja. “Selama ini kita rutin melaksanakan patroli untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas,” ucap Kapolres. @der

Baca Juga :  Masker Corona Awalnya Dilarang Dipakai Orang Sehat, Kini....?

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sering Terjadi Gelombang Pasang, Petani Udang di Cipatujah Merasa Ciut Melaut

Kam Okt 7 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | TASIKMALAYA – Para petani tambak udang vaname di Kampung Bubujung, Desa Ciheras, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat merasa ciut nyalinya karena sekarang sering terjadi gelombang pasang air laut. Akibat yang terjadi dari gelombang pasang tersebut, selain menjadi ancaman mematikan juga dengan sendirinya akan menghancurkan tambak udang […]