31 Paket Sabu yang Akan Diselundupkan ke Rutan Kebonwaru Digagalkan Aparat

Editor :
Sebanyak 31 paket sabu dan delapan paket obat terlarang yang hendak diselundupkan ke Rutan Kebonwaru Bandung disita petugas./foto: rutan kelas 1a bandung/via sindonews.com/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Petugas Rutan Kelas 1A Bandung atau Rutan Kebonwaru, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jawa Barat, menangkap pelaku
penyelundupan narkoba jenis sabu ke dalam rutan.

Selain menangkap pelaku, petugas juga menyita barang bukti 31 paket sabu.

Melansir SINDOnews, berdasarkan foto yang dirilis Kepala Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Jawa Barat, barang bukti yang disita petugas antara lain, 31 paket kecil dibungkus plastik klip bening berisi serbuk putih diduga kuat sabu dan delapan plastik berisi obat terlarang.

Selain itu, petugas juga menyita empat unit telepon seluler (ponsel) milik pelaku yang diduga digunakan untuk bertransaksi narkoba.

Kepala Rutan Kebonwaru Bandung Riko Stiven mengatakan, penggagalan upaya penyelundupan narkoba ini berawal pada Kamis (11/3/2021) pagi sekitar pukul 06.30 WIB, office boy (OB) parkir menemukan dua bungkus rokok di pagar depan rutan. Dua bungkus rokok itu ditutup handuk.

Karena curiga, kata Riko, OB melapor ke petugas keamanan rutan. Lalu laporan itu diteruskan ke komandan jaga dan Kepala Seksi Pelayanan Tahanan (Kasi Yantah) Rutan Kebonwaru.

“Saya perintahkan anggota untuk menunggu barang (diduga narkoba) itu diambil pelaku dan dilakukan pemantauan oleh petugas rutan,” kata Kepala Rutan Kebonwaru Bandung.

Pada pukul 14.30 WIB, Stiven, pelaku terlihat akan mengambil barang, dua bungkus rokok yang diduga berisi narkoba tersebut. Lalu petugas bertindak, menangkap pelaku.

“Selanjutnya, petugas memerika dan dimintai keterangan terhadap pelaku. Petugas mendapatkan keterangan bahwa barang tersebut akan diselundupkan ke dalam rutan dengan cara menitipkannya ke pekerja sampah (tamping) yang bekerja membuang sampah di dalam rutan. Barang haram itu akan disimpan di gerobak sampah,” ujar Riko.

Baca Juga :  Pencinta Alam dan Petani Kopi Ciparay Galang Dana untuk Korban Bencana Sukabumi

Atas kasus itu, tutur Kepala Rutan Kebonwaru, petugas langsung berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat sebagai bentuk sinergitas dalam upaya pemberantasan narkoba.

“Saya juga memerintahkan pengamanan rutan untuk meningkatkan penggeledahan baik barang maupun orang sebagai upaya pemberantasan
narkoba ,” tutur Kepala Rutan Kebonwaru Bandung. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tolak Pemakaman dengan Protokol Covid-19, Keluarga di Indramayu Nekat Ambil Paksa Jenazah

Sab Mar 13 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Aksi mengambil paksa jenazah suspek Covid-19 terjadi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Keluarga tersebut, menolak anjuran RSUD Indramayu untuk melakukan pemulasaraan jenazah dengan menerapkan protokol kesehatan. Usai mengambil jenazah secara paksa, keluarga almarhum membawa pulang jenazah menggunakan mobil bak terbuka ke wilayah Kecamatan Pasekan. Mengetahui hal tersebut, […]