Search
Close this search box.

4 Cara Mengangkat Derajat Walau Amal dan Ilmunya Sedikit

Bagikan :

Oleh Gus Basir

DALAM firman Allah SWT kepada seluruh hambanya umat Nabi Muhammad, memberikan kabar yang menggembirakan. Terlebih kepada kita-kita yang merasa banyak khilaf dan dosa dengan rasa bersyukur (sadar) tak terhingga atas nikmat memiliki keimanan.

Sebagian Firman Allah yang menerangkan untuk tidak bersedih adalah:

لا تحزن ان الله معنا..

La tahzan innallaha ma’ana

Ayat ini merupakan penggalan dari surat At-Taubah ayat 40 yang artinya “Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita”.

Dan Surat Ali ‘Imran ayat 139
Ayat ini berbunyi

لا تهنوا ولا تحزنوا وانتم الاعلون ان كنتم مؤمنين.

“Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman”.

Karena hal ini kita tak boleh merendahkan hamba Allah yang sedang menghadapi ujian terlebih hamba-hamba yang di anggap rendah karena banyaknya perbuatan yang tercela, kemungkaran dan sebagainya.

Mereka terbawa oleh nafsu yang menjauhkan dari perintah Allah, akan tetapi nafsu pun merupakan ketentuan dari perjalanan taqdir tuhan.

Mereka, hamba-hamba Allah yang merasa penuh khilaf dan dosa di berikan kabar yang bisa di jadikan motivasi agar menjadi hamba yang mampu melawan nafsu dan bisa kembali kepada jalan yang di ridhai Allah.

Dalam kitab Ihya ulumuddin karangan Imam Al Ghazali.
Juz 3 Halaman 51 menyatakan:

الإمام الجنيذ البغدادي : اربع ترفع العبد إلى أعلى الدرجات وان قل اعمله وعلمه : الحلم، والتواضع والسخاء وحسن الخلق.

“Imam Junaid Al baghdadi (berkata ): Empat perkara yang bisa mengangkat seseorang pada derajat yang paling tinggi, meskipun Amal dan Ilmunya Sedikit: yaitu sabar, tawadhu,dermawan,dan berbuat baik.

Penjelasan:

1. Sabar

Semua hamba dituntut untuk menjalani ujian hidup dengan sabar, karena selagi nyawa masih bersemayam di badan pasti ujian dari Tuhan akan selalu berlaku, ujian sebagian bentuk perjalanan investasi manusia terangktnya derajat disisi Allah ketika lulus cobaannya.

Baca Juga :  1 Syawal 1447 H: Kemenag Ungkap Potensi Perbedaan Idul Fitri 2026

2. Tawadhu

Tawadhu adalah sikap rendah hati yang memiliki beberapa tingkatan, yaitu tawadhu kepada Allah dan tawadhu kepada sesama makhluk. Beberapa contoh sikap tawadhu dalam kehidupan sehari hari, diantaranya,
tidak sombong walaupun memiliki banyak harta,
tidak besar kepala, ketika menerima pujian,*lapang dada* menerima ujian dan cobaan dalam hidup. Dan seterusnya.

Ketika seorang hamba mampu menjalankan tawadhu dalam kehidupannya maka Alla akan memberikan keutamaan baginya.

Diantara keutamaan tawadhu adalah:

  • Mendapat simpati dari banyak orang
  • Memiliki banyak teman
  • Dihormati oleh orang – orang
  • Terhindar dari sifat sombong dan takabur
  • Mempercepat dan mudah menjalin persaudaraan dengan orang lain
  • Mengangkat derajat diri sendiri di hadapan Allah dan sesama manusia.
    Dimasukan kedalaman Surga
  • Dianggap hamba Allah yang di sayangi.

3. Dermawan

Imam qusyairi dalam risalahnya. Acuan utama dari firman Allah surat Al Hasyr ayat 9.

ويؤثرون على أنفسهم ولو كان بهم خصاصه.

“Mereka mengutamakan orang lain meski diri mereka kesulitan juga “.

Imam qusyairi juga mengutip hadist yang memuat keutamaan kemurahan hati dan dermawan.bahkan hadis ini menjelaskan bahwa Allah lebih menyukai orang yang shaleh secara sosial dari pada Ahli ibadah yang bersifat Ritual.

عن عاءشة رضي الله عنها.قالت.قال رسول الله صل الله عليه وسلم.السخي قريب من الله تعالى قريب من الناس وقريب من الجنة.بعيد من النار والبخيل بعيد من الله تعالى،وبعيد من الناس،وبعيد من الجنة،قريب من النار،والجاهل السخي احب الى الله تعالى من العابد البخيل.

“Dari Aisyah RA.ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: orang dermawan dekat dengan Allah, dekat dengan manusia, dekat dengan surga, dan jauh dari neraka.sebaliknya orang yang kikir jauh dari Allah, jauh dari manusia,jauh dari surga dan dekat dengan neraka. Orang bodoh yang dermawan lebih disukai oleh Allah daripada ahli ibadah yang kikir.

Baca Juga :  Pasar Mulai Tenang, Harga Minyak Stabil Setelah AS Siapkan Asuransi dan Pengawalan Tanker di Teluk Persia

Lanjut Imam qusyairi mengatakan orang yang murah hati adalah orang yang ringan untuk berbagi, murah untuk memaafkan kesalahan dan menerima kekurangan orang lain.

4. Berbuat baik

Husnul khuluk atau berbuat baik adalah sikap bathin yang baik yang muncul dalam bentuk perilaku konkret.

Keutamaan berbuat baik atau husnul khulk antara lain:

  • Membuat seseorang lebih disukai dan dihormati orang lain.
  • Memudahkan menjalin hubungan baik dan membangun jaringan sosial.
  • Memberikan kepuasan dan kebahagiaan bathin bagi diri sendiri.

Semoga kita senantiasa menjalankan empat sifat terpuji di atas, walau perasaan hati masih penuh dengan khilaf dan dosa. sehingga terangkatnya derajat kita di sisi Allah walaupun masih sedikit beramalnya dan minim dalam ilmu agama. Amiinn.

  • Gus BasirKetua LBM MWC NU Jatitujuh & Pimpinan Majelis Sabilul Ghafilin Sumur Wetan, Cipaku, Jatitengah, Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. 

Baca Berita Menarik Lainnya :