4 Orang Kritis, Korban Keracunan Nasi Kuning Sebanyak 114 Orang, Sebagian Besar Anak-anak

Editor :
Korban keracunan akibat memakan nasi kuning dari acara ulang tahun/visi.news/ayi kuraesin

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Hingga Kamis (8/10) siang, jumlah korban keracunan akibat memakan nasi kuning dari acara ulang tahun seorang anak di Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat berjumlah 114 orang.

Sebagian besar korban adalah anak-anak dan mendapatkan penanganan medis di dua puskesmas, yakni Puskesmas Karanganyar, Kecamatan Kawalu dan Puskesmas Mangkubumi. Ada empat orang yang harus dilarikan ke RSUD dr. Soekardjo karena mengalami kejang-kejang dan kritis.

“Hasil pendataan di lapangan korban keracunan sementara sebanyak 114 orang, sebanyak 89 korban bergejala sedang, 4 orang bergejala berat, dan 21 orang bergejala ringan,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Titie Purwaningsari, di lokasi kejadian.

Menurut Titie, pihaknya saat ini telah mengambil sampel makanan berupa sisa nasi kuning dan makanan ringan yang dihidangkan di acara ulang tahun tersebut.

Pihaknya menduga, kasus keracunan massal seperti ini diakibatkan adanya salah satu makanan yang terkontaminasi bakteri.

“Kejadian seperti ini bisa terjadi di mana saja. Mungkin makanannya ada yang terkontaminasi bakteri. Diduga ini dari nasi kuning yang biasanya dari santannya. Soalnya, kalau lalapan kan bisa terlihat segar dan layu secara kasat mata,” tuturnya.

Dikatakan dia, pihaknya terus memantau perkembangan para pasien yang dipusatkan di ruang perawatan darurat di SD Puspasari samping Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Sedangkan, 4 korban yang bergejala berat sedang ditangani tim medis di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya karena kekurangan fasilitas alat medis jika dirawat di puskesmas.

“Kalau yang 4 orang langsung dirujuk karena dinilai sangat rawan dan berbahaya kalau dirawat di sini. Tapi bukan berarti rawan meninggal, hanya kalau tak ditangani secara cepat akan bahaya,” ujarnya.

Dijelaskan Titie, para korban sebagian masih mendapatkan perawatan berjumlah 25 orang di Puskesmas Mangkubumi. Sedangkan, ada dua orang yang sudah terpantau sehat dan bisa dipulangkan setelah mendapatkan perawatan.

“Ada 2 orang yang nanti sore bisa pulang. Paling penting kita penanganan cepat dulu, yakni memberikan bantuan cairan tubuh,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga sebagian besar anak-anak di Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, mengalami keracunan makanan, Kamis (8/10) pagi.

Mereka mulai mengalami gejala keracunan seusai menyantap nasi kuning di acara ulang tahun seorang anak pada Rabu (7/10) malam. Selanjutnya, pada Kamis (8/10) dini hari gejala itu semakin menjadi. Mereka muntah-muntah hingga harus dilarikan ke Puskesmas Karanganyar, Kecamatan Kawalu dan Puskesmas Mangkubumi. @arn

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Satgas Nyatakan Vaksin Bukan Jaminan Tuntasnya Pandemi Covid-19

Kam Okt 8 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan vaksin bukan merupakan jaminan atas tuntasnya pandemi Covid-19 di Indonesia. “Vaksin bukan satu-satunya jaminan penuntasan pandemi Covid-19 di Indonesia,” kata Wiku dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/10) seperti dilansir Kantor Berita Antara. Wiku mengatakan vaksin adalah salah satu […]