VISI.NEWS | BANDUNG – Vitamin D menjadi salah satu nutrisi penting untuk menjaga kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh. Selain bisa diproduksi alami melalui paparan sinar matahari pagi, kebutuhan vitamin D juga dapat dipenuhi lewat makanan, khususnya dari berbagai jenis ikan.
Kekurangan vitamin D dapat memicu gangguan tulang, mulai dari rakitis pada anak hingga osteomalasia pada orang dewasa. Karena itu, asupan harian perlu dijaga, yakni 400 IU untuk bayi, 600 IU untuk usia 1–70 tahun, dan 800 IU untuk lansia di atas 70 tahun, menurut rekomendasi Mayo Clinic.
Beberapa jenis ikan yang kaya vitamin D antara lain:
* Tuna: 85 gram tuna kalengan mengandung sekitar 68 IU vitamin D.
* Salmon: 100 gram salmon Atlantik budidaya mengandung sekitar 526 IU vitamin D.
* Herring dan Sarden: 100 gram herring segar memiliki 214 IU, sementara sarden kalengan sekitar 193 IU.
* Makarel: kaya vitamin D serta baik untuk jantung, otak, dan tulang.
* Ikan Todak (Swordfish): 3 ons ikan matang mengandung sekitar 566 IU vitamin D, namun konsumsi perlu dibatasi pada anak dan ibu hamil karena potensi kandungan merkuri.
Konsumsi ikan secara rutin dapat membantu menjaga kepadatan tulang, memperkuat daya tahan tubuh, sekaligus menurunkan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker.
@ffr












