Huawei Bertekad Wujudkan Layanan Keuangan Digital yang Berbasis pada Ekosistem di Asia Pasifik

Editor Enam solusi Huawei yang dirancang berdasarkan solusi. /visi.news/PR Newswire
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Belum lama ini Huawei menggelar ajang virtual perdana “Asia-Pacific Intelligent Finance Summit 2021” dengan tema “Mempercepat Transformasi Digital di Sektor Perbankan, Nilai Tambah Baru yang Terwujud secara Kolektif” (Accelerate Digital Transformation in Banking, New Value Together). Seiring pemulihan perekonomian di Asia Pasifik, berbagai bank dan lembaga keuangan terkemuka terus mempercepat transformasi digital.

Kalangan bank dan lembaga keuangan juga menangkap peluang digitalisasi baru agar bertransformasi demi menghadapi masa depan.

Ajang Huawei ini diikuti lebih dari 1.300 klien, mitra, pakar industri, dan media di sektor keuangan di seluruh Asia Pasifik. Huawei juga mengundang sejumlah klien dan mitra penting di sektor keuangan seperti BDO Unibank, KASIKORN Business – Technology Group (KBTG), PwC dan IDC dalam sesi diskusi panel. Mereka berbagi pengalaman tentang cara memanfaatkan teknologi guna memperbarui industri dan layanan. Lebih lagi, klien-klien ini telah membangun ekosistem yang gesit dan cerdas, serta akhirnya, menjadi perusahaan-perusahaan ramah lingkungan yang berhasil menguasai teknologi digital.

Selama diskusi panel, sebagian besar klien berkata bahwa mereka memprioritaskan anggaran investasi teknologi pada 2020 dan 2021. Investasi ini terbukti menghasilkan fitur-fitur teknologi yang mendatangkan imbal hasil bisnis. Dari investasi ini, klien-klien ini memastikan bahwa teknologi cloud mampu menghasilkan pertumbuhan di era perbankan pada pascapandemi lewat ekosistem perbankan digital dan ekosistem perbankan. Dalam sesi diskusi ini, Jarung Kiatsuphapong, CIO, KASIKORN Business – Technology Group (KBTG), berkata bahwa KBTG akan memprioritaskan anggaran investasi teknologi dalam dua tahun ke depan. Teknologi terbukti mampu mendatangkan imbal hasil atas investasi yang baik.

Dalam sambutannya, Nicholas Ma, President, Huawei Asia Pacific Enterprise Business Group, berterima kasih atas dukungan klien dan mitra selama 10 tahun terakhir dan masa mendatang. Dia juga menyebutkan bahwa Huawei telah berkolaborasi dengan lebih dari 300 mitra ekosistem digital terkemuka di Asia Pasifik guna menyediakan berbagai layanan TIK kepada lebih dari 100 klien di sektor keuangan. “Lewat enam solusi Huawei yang dirancang menurut skenario, termasuk Financial Cloud, smart branch, Financial Ecosystem, Digital Core Banking, Smart Data Center, dan smart Data Storage, kami membantu klien-klien mewujudkan smart banking dan menghadirkan teknologi cerdas dalam sektor keuangan,” kata Nicholas Ma dalam sambutannya.

Baca Juga :  Komentar Robert tentang Usulan Penghapusan Degradasi

“Huawei telah bekerja sama dengan industri keuangan global selama 10 tahun. Huawei juga telah menjadi mitra penting dalam transformasi digital di industri ini. Untuk itu, Huawei akan terus bekerja sama dengan industri guna memperluas cloud-native computing agar berbagai lembaga keuangan dapat memanfaatkan ekosistem digital yang modern dan dinamis. Ekosistem digital ini dapat terus diperbarui dan dikembangkan dengan memanfaatkan berbagai inovasi terbaru. Huawei ingin membantu berbagai lembaga keuangan supaya berkembang menjadi perusahaan digital yang berbasis pada ekosistem, serta merancang layanan keuangan yang sangat terkoneksi, berteknologi cerdas, dan berbasis pada ekosistem,” jelas Jason Cao, President, Global Finance Business Unit, Huawei Enterprise Business Group, dalam paparannya.

Eric Lin, CTO, Huawei Enterprise Asia Pacific Finance Account Department, memaparkan enam aspek penting yang harus diperhatikan bank ketika mendesain rencana strategis untuk transformasi digital. Bank juga harus berfokus pada nasabah dan mitra. Hal ini dapat dilakukan bank dengan mewujudkan digital core dan analisis data demi mencapai Kegesitan Bisnis dan Produktivitas. Untuk itu, Eric melansir enam solusi Huawei yang memfasilitasi transformasi digital dari beragam perspektif, yaitu Smart Branch Solution yang menciptakan pengalaman nasabah terbaik bagi nasabah konvensional yang lebih menyukai koneksi interpersonal saat menggunakan layanan perbankan; Financial Ecosystem yang menghasilkan valuasi bisnis baru bagi klien perbankan, khususnya menyasar golongan nasabah yang kurang memanfaatkan layanan perbankan (underbanked) atau belum terjangkau layanan perbankan (unbanked); Digital Core Banking System sebagai fitur penting bagi bank yang ingin bertransformasi dalam dua kecepatan, yakni menjaga stabilitas sistem yang telah digunakan sekaligus meluncurkan layanan perbankan baru dengan kecepatan Teknologi Finansial (TekFin); Financial Cloud Service, menawarkan lingkungan cloud yang aman, cepat, dan berskala luas sehingga klien perbankan dapat mencoba solusi baru dengan nilai investasi awal yang sangat minim; Smart Data Center, termasuk solusi SDN dan DCI, serta Pusat Data modular, yang membantu klien perbankan membangun pusat data di lokasi mana pun dengan biaya yang lebih murah; serta intelligent Data Storage Solution yang didukung Layanan Manajemen Data dengan kecerdasan buatan (AI), mampu mengelola seluruh siklus manajemen data yang menjamin layanan perbankan penting dapat berfungsi pada platform yang sangat tersedia dan andal. @mpa

Baca Juga :  Pemprov Jateng Lakukan Isolasi Terhadap Kudus Dengan Pengawasan Aparat

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

ZTE Meraih Sertifikasi ISO/IEC 27701:2019 atas Produk-produk Jaringan Inti

Rab Agu 4 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS –  ZTE Corporation, perusahaan terkemuka di dunia yang menyediakan sistem telekomunikasi, teknologi perusahaan, dan teknologi konsumer di sektor internet seluler, telah meraih sertifikasi ISO/IEC 27701:2019 (Privacy Information Management System) dari British Standards Institution (BSI) atas produk-produk jaringan inti (core network). Sertifikasi ini meliputi berbagai layanan litbang dan pemeliharaan […]