Pembukaan Lokus Wisata Akan Diujicobakan

Editor Bupati HM Dadang Supriatna, usai mengikuti acara Peringatan Hari Olahraga Nasional 2021 secara virtual, di Bale Winaya, Soreang, Kamis (9/9/2021). /visi.news/humas
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Seiring membaiknya situasi penyebaran pandemi Covid-19, khususnya di Kabupaten Bandung, pembukaan kawasan wisata akan mulai diujicobakan. Dari rencana 28 tempat wisata, menurut Bupati Bandung Dadang Supriatna, baru akan dibuka 2 titik terlebih dahulu.

“Rencananya 28 tempat wisata, tapi saat ini kita mulai 2 titik dulu. Hanya terkait lokusnya kita belum bisa memastikan, masih dalam pembahasan, namun dalam waktu dekat akan kita informasikan,” terang Bupati HM Dadang Supriatna, usai mengikuti acara Peringatan Hari Olahraga Nasional 2021 secara virtual, di Bale Winaya, Soreang, Kamis (9/9/2021).

Kabupaten Bandung memiliki banyak destinasi wisata, terutama wisata alam. Beberapa di antaranya, sebut bupati, yaitu Kawah Putih dan Glamping di Kecamatan Rancabali.

Kedua titik wisata alam terbuka tersebut, menurutnya memang cocok untuk menginisiasi pembukaan kawasan wisata. Namun karena pemerintah pusat mensyaratkan aplikasi peduli lindungi, jajarannya masih dalam tahap konfirmasi.

“Selain itu, tadi malam kita dapat informasi juga dari titik-titik lainnya. Kalau saya pribadi setuju untuk membuka 2 titik ini, karena areanya luas, nuansa alam, outdoor, dan saya yakin Insyaa Allah akan tertib disiplin prokes (protokol kesehatan),” tutur pria yang akrab disapa Kang DS itu.

Kang DS menyebut, dilihat dari beberapa kondisi, saat ini Kabupaten Bandung masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Namun karena masuk wilayah aglomerasi Bandung Raya, sehingga masih menerapkan PPKM Level 3.

Ia meminta masyarakat agar tidak terbuai euforia. Meskipun kondisi BOR (Bed Occupancy Rate) Kabupaten Bandung hanya 12%, penambahan kasus hanya 28, angka kesembuhan 101 dan masih dirawat 34, tetapi ia tidak mau terkesan jumawa.

“Keran wisata kita masih menunggu kepastian instruksi dari pusat. Sudah ada beberapa pihak yang mempertanyakan kapan dibuka. Saya cukup paham, mengingat penutupan ini berimbas besar pada penghasilan. Namun saya minta untuk bisa bersabar, karena belum ada instruksi pusat. Kalau ada yang mendahului, jelas akan kena sanksi,” tegasnya pula.

Baca Juga :  CEK FAKTA | Beredar Foto di Medsos Terduga Pelaku Rudapaksa HW Babak Belur Dihajar Massa, Ini Faktanya

Sebelum menghadiri Haornas, Kang DS memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bandung Periode 2021-2026 di Gedung Moh. Toha Soreang.

Menurutnya peran kaum perempuan saat ini hampir sejajar dengan kaum laki-laki. Dengan adanya pelantikan tersebut, Kang DS berharap PC Muslimat NU dapat meningkatkan kapasitas para anggotanya, sehingga lebih peka terhadap persoalan yang menyangkut kaum perempuan.

“Saran dan kritik dari para tokoh intelektual perempuan, sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Bandung. Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19, peran mereka sangat berpengaruh dalam membentuk kedisiplinan keluarga dalam menjalankan prokes,” pungkas Kang DS.@alfa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

KHUTBAH JUMAT: Menyiapkan Bekal Sebelum Kematian

Jum Sep 10 , 2021
Silahkan bagikanOleh Yayat Supriadi VISI.NEWS – Mari merenung sejenak tentang apa yang terjadi di sekitar kita saat ini, di mana kita sedang menjalani masa pandemi Covid 19 yang sudah berjalan lebih dari setahun. Sudah banyak orang yang meninggal, tidak sedikit di antara mereka adalah saudara kita, tiba tiba sahabat kita […]