GMBI Geruduk DPRD Pertanyakan Surat Permohonan Audensi

Editor LSM GMBI Distrik Kab. Bandung di Gedung DPRD. /visi.news/ki agus
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – LSM Gerakan Masrakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Bandung menggeruduk Gedung DPRD untuk mempertanyakan status permohonan surat audensi yang dikirimkan tanggal 9 Agustus 2021, lalu yang tak diindahkan.

Menurut pengakuan Ketua GMBI Distrik Kab. Bandung, Suparman, semestinya surat itu sudah ada jawaban termasuk kesiapan anggota DPRD untuk menerima atau memediasi yang menjadi keinginan GMBI.

“Ini bukan masalah kecil, sebab pencaplokan tanah itu sudah merupakan tindakan yang melanggar hukum,” katanya di Gedung DPRD, Senin (13/9/2021).

Ironisnya tanah seluas 8 hektar itu, dia mengemukakan, sebagian sudah dilakukan pembangunan perumahan. Sementara statusnya hingga sekarang belum jelas.

Suparman meminta ada tindakan terhadap orang yang melakukan pencaplokan tanah tersebut. Alasannya, dari tiga sertifikat sekarang berubah menjadi satu sertifikat.

“Jelas hal itu sangat merugikan pemegang sertifikat lainnya,” ujar dia.

GMBI tidak mengasumsikan masalah tersebut, semua berdasarkan fakta di lapangan. Setelah terlebih dahulu melakukan pengecekan di lokasi yang berada di Desa Baros, Kecamatan Arjasari.@qia

Baca Juga :  Komisi IX Soroti Akurasi Pengelolaan Data PBI-JKN BPJS Kesehatan

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Meet Your Love Online: Kisah Muslimah yang Temukan Jodohnya di Aplikasi Hawaya Selama Pandemi

Sen Sep 13 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Seperti kata pepatah ‘banyak jalan menuju Roma’, ada banyak cara bagi mereka yang siap berkomitmen untuk mencari cinta, bahkan di tengah pandemi sekalipun. Mengutip The Conversation, jumlah pengguna dan waktu yang dihabiskan orang untuk menggunakan aplikasi pencarian pasangan meningkat pesat selama pandemi melanda. Ini adalah salah satu […]