Huawei Berusaha Meningkatkan Dukungan bagi Pengembang Aplikasi dan Merilis Fitur-fitur HMS Terbaru

Editor Di ajang tahunan Huawei Developer Conference 2021, kepada pengembang dikenalkan dengan HMS Core 6 dan lima engine service terbaru. /visi.news/prnewswire
Silahkan bagikan
  • HMS Core versi terbaru akan membantu pengembang aplikasi global membangun sebuah ekosistem untuk dunia canggih. 

VISI.NEWS | DONGGUAN, TIONGKOK – Hari ini, di ajang tahunan Huawei Developer Conference 2021 (HDC 2021), Huawei berencana meningkatkan dukungan bagi pengembang aplikasi melalui fitur-fitur Huawei Mobile Services (HMS) terbaru. Perangkat yang telah diperbarui ini akan membantu pengembang aplikasi menciptakan pengalaman konsumen yang lebih baik, menawarkan pilihan yang lebih lengkap, dan layanan yang lebih kompetitif kepada pengguna.

Dalam paparan Zhang Ping’an, President, Consumer Cloud Service, Huawei Consumer Business Group, CEO, Huawei Cloud BU, berjudul, “Together to Build a New HMS Ecosystem”, dia berkata bahwa sebanyak 5,1 juta pengembang aplikasi global telah terdaftar dengan HMS dan mengintegrasikan lebih dari 173.000 aplikasi dengan HMS Core. Saat ini, HMS juga memiliki lebih dari 580 juta pengguna aktif bulanan dan lebih dari satu miliar gawai terkoneksi. Dia juga menjelaskan, perangkat pengembangan aplikasi (kits) HMS Core 6 dan lima core engine service HMS versi terbaru mendukung pengembang memenuhi pesatnya kebutuhan atas fitur-fitur aplikasi cerdas (intelligent app).

“Inovasi adalah kunci sukses membangun ekosistem masa depan, dan kalangan pengembang aplikasi menjadi komponen utama dalam upaya tersebut. Huawei ingin menyatukan fitur-fitur terbuka dan inovatif, serta bakat-bakat terbaik dari pengembang aplikasi. Dengan demikian, kita semakin cepat menuju masa depan yang saling terkoneksi dan melibatkan teknologi dalam seluruh skenario penggunaan,” ujar Zhang Ping’an dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Senin (25/10/2021).

Fitur-fitur HMS terus berkembang sangat cepat dengan dukungan global bagi pengembang aplikasi

Pada 2018, saat AppGallery dan HUAWEI Music pertama kali tersedia di luar negeri, HMS hanya memiliki 560.000 pengembang aplikasi terdaftar secara global. Setelah HMS Core 4 tersedia pada 2019, Huawei merilis rencana membangun ekosistem seluler global. Setelahnya, 1,3 juta pengembang berkolaborasi dengan HMS dan memanfaatkan 14 fitur utamanya. Pada 2020, HMS Core 5 hadir dan mengusung 56 fitur pada tujuh kategori. HMS Core 5 juga menghadirkan lima core engine service kepada 2,3 juta pengembang aplikasi terdaftar di seluruh dunia. Kini, ekosistem HMS mempertahankan jangkauan luasnya, bahkan menjadi ekosistem seluler terbesar ketiga di dunia.

Baca Juga :  Soal Calon Anggota KPU dan Bawaslu, Komisi II Tunggu Surpres dari Jokowi

Pada Triwulan I-2021, AppGallery mendistribusikan lebih dari 332,2 miliar aplikasi di seluruh dunia kepada 730 juta pengguna Huawei—kenaikan tahunan sebesar 13%. Distribusi Quick Apps juga melampaui 11,5 miliar, atau meningkat 188% secara tahunan.

Fitur lintasplatform dari HMS Core 6 membantu pengembang meningkatkan kualitas aplikasi

Pada Juli lalu, HMS Core 6 telah melansir beberapa perangkat pengembangan aplikasi (kit) agar pengembang dapat menciptakan berbagai fitur kompetitif pada aplikasinya. HMS Core 6 kini menawarkan 69 perangkat pengembangan dan 21.738 API. Dibandingkan HMS Core 5, HMS Core 6 mencakup peluncuran fitur-fitur terbuka untuk 13 sistem lintasoperasi dan 8.747 API baru.

AV Pipeline Kit, 3D Modelling Kit, Video Editor Kit, Audio Editor Kit, dan 5G Modem Kit termasuk beberapa perangkat pengembangan aplikasi yang baru diluncurkan dan tersedia bagi kalangan pengembang. Perangkat-perangkat ini mendukung layanan-layanan media, grafis, kecerdasan buatan (AI), proteksi hak cipta, dan sistem. Huawei juga memperbarui sejumlah layanan lama, seperti Computer Graphics Kit dan Network Kit demi memenuhi pesatnya kebutuhan atas fitur-fitur aplikasi cerdas dan terus mendukung mitra-mitra.

Dalam bidang media, HMS Core 6 melansir sebanyak 11 fitur, termasuk fitur-fitur baru untuk mengedit video dan audio. Video Editor Kit adalah perangkat pengembangan aplikasi terpadu yang mudah terintegrasi dengan sebuah aplikasi. Bahkan, Video Editor Kit melengkapi sebuah aplikasi dengan fitur penyuntingan video yang serbaguna, seperti video import/export, penyuntingan, rendering, dan media resource management. Sementara, API Video Editor Kit yang canggih, intuitif, dan kompatibel mempermudah pengembang aplikasi ketika menciptakan sebuah aplikasi penyuntingan video untuk beragam skenario penggunaan. Lebih lagi, Audio Editor Kit menyediakan berbagai jenis fitur penyuntingan audio, termasuk audio source separation, spatial audio, voice changer, noise reduction, dan sound effect. Hasilnya, Audio Editor Kit menjadi solusi terpadu bagi pengembang aplikasi yang ingin menciptakan fitur-fitur audio pada aplikasi secara hemat biaya dan mudah.

Dalam bidang grafis, HMS Core 6 telah melengkapi atau meningkatkan tujuh fitur terbuka, dan 3D Modelling Kit tampil sebagai perangkat andalan. Perangkat pengembangan aplikasi berbasiskan AI ini mendukung penyimpanan foto dengan satu klik dan pembuatan model 3D otomatis. Kedua fitur ini menambah efisiensi pembuatan model 3D tanpa memerlukan banyak keahlian profesional. Di sisi lain, Computer Graphics Kit telah melansir teknik pengolahan grafis “volumetric fog”. Fitur grafis terbaru ini memakai fitur real-time ray tracing dari Scene Kit yang menghasilkan refleksi dinamis dari benda-benda pada gim seluler secara lebih realistis. Pelacakan cahaya di lingkungan sekitar dari AR Engine turut mendukung real-time Ambient light guna meningkatkan efek bayangan kabut, sebuah fitur yang sangat berguna dalam gim beraliran cyberpunk.

Baca Juga :  Lesty Kejora Akhirnya Minta Maaf pada Siti Badriah

Dalam bidang AI, Huawei meluncurkan SignPal Kit. Perangkat ini mengubah teks menjadi gerakan bahasa isyarat dan ekspresi wajah secara seketika, bahkan akurasinya mencapai 90%. Hal tersebut bermanfaat bagi pengguna yang kehilangan fungsi indra pendengaran dan melancarkan komunikasi dengan kalangan ini.

Rangkaian lengkap fitur HMS Core membantu pengembang aplikasi menciptakan aplikasi bermutu dengan solusi mutakhir, kontekstual, dan berbasiskan skenario. Dengan demikian, aplikasi ini tersedia pada berbagai perangkat cerdas, termasuk ponsel pintar, komputer tablet, smart TV, wearable, dan produk audio. Fitur-fitur terbuka juga bisa digunakan untuk menciptakan aplikasi yang berfungsi pada Android, HarmonyOS, dan iOS dengan memakai kerangka pengembangan aplikasi lintasplatform seperti React Native dan Cordova.

Versi-versi terbaru dari engine services HMS Core mendorong fitur-fitur aplikasi cerdas

Demi memenuhi pesatnya permintaan pengguna dan pengembang aplikasi, serta terus menghadirkan terobosan pada fitur-fitur aplikasi cerdas, Huawei memperbarui engine services HMS Core lewat layanan aPaaS Huawei Cloud.

Zhang Ping’an berkata, “Kami ingin memperbarui core engine menjadi layanan cloud demi memenuhi kebutuhan pengembang aplikasi global secara lebih baik.”

Petal Search dan Petal Maps Platform turut diperbarui dalam beberapa bulan mendatang dan segera tersedia bagi pengembang aplikasi sebagai layanan cloud. Langkah ini membuktikan komitmen Huawei dalam menyediakan perangkat yang paling inovatif bagi pengembang aplikasi.

Huawei telah menghadirkan Petal Search versi terbaru yang sangat mutakhir sebagai aplikasi yang digemari pengguna. Petal Search 2.0 akan menjadi mesin pencari informasi (search engine) multimoda AI generasi baru, menawarkan pengalaman pencarian informasi inovatif di lebih dari 20 kategori, termasuk berita, video, belanja, penerbangan, bisnis lokal, dan lain-lain. Selain mendukung lebih dari 70 bahasa, Petal Search tersedia di 170 negara di seluruh dunia.

Baca Juga :  Rencana Pindah Ibukota Jabar Dari Bandung, Dudy : Ada 3 Wilayah Calon Ibukota Yang Diinginkan Gubernur Jabar

Dengan model Search as a Service, Huawei sepenuhnya membuka fitur-fitur Petal Search melalui SDK dari sisi perangkat dan API dari sisi cloud. Hasilnya, mitra-mitra ekosistem cepat mewujudkan pengalaman pencarian aplikasi seluler terbaik. Secara rata-rata, Petal Search digunakan delapan miliar kali per hari. Petal Search akan membantu mitra-mitra mendistribusikan konten secara efisen kepada pengguna melalui platform manajemen UniBox yang dikembangkan Huawei.

Petal Maps juga kembali menjadi contoh dari teknologi Huawei yang memenuhi standar tinggi pengguna Huawei. Di ajang HDC 2021, Petal Maps menunjukkan kinerjanya dalam mengumpulkan lebih dari 260 juta informasi POI (meningkat dari 180 juta) dan 690 juta alamat (meningkat dari 470 juta), serta membantu pengembang aplikasi memenuhi kebutuhan navigasi dengan skenario penggunaan baru. Tersedia di lebih dari 140 negara dan wilayah, Petal Maps sukses meraih “Red Dot Design Award” berkat pengalaman interaktif, dan kini memiliki sekitar 10 juta pengguna kumulatif.

Dalam versi terbaru, Petal Maps akan dibekali fitur-fitur yang lebih lengkap, termasuk high-precision positioning, topographic map display, diversified map interactive experiences, in-depth data search, high-quality lane-level guidance, dan Map Studio. Demi meningkatkan platformnya bagi pengembang aplikasi, Petal Maps Platform juga menambahkan fitur flyTo pada tampilan peta. Lewat fitur ini, pengembang aplikasi dapat menyesuaikan tampilan peta bagi pengguna yang menginginkan pencarian informasi secara lebih realistis dan menarik. Lebih lagi, Map Studio kini tersedia bagi pengembang aplikasi di luar negeri. Dengan fitur ini, pengembang aplikasi bisa menyesuaikan peta dengan templat khusus dan perangkat style editor. Platform ini juga menawarkan fitur-fitur privasi yang baru dan lebih baik, didukung komitmen Huawei melindungi data pengguna.

Di ajang tahunan HDC 2021, Huawei memperkuat komitmennya terhadap pengembang aplikasi, serta memperlihatkan sejumlah penyesuaian yang dapat dilakukan guna mempertahankan layanan yang inovatif dan menarik.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Porkab, 576 Pesilat Garut Berebut Tiket Porda Jabar

Sen Okt 25 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | GARUT – Sebanyak 576 pesilat dari 38 kecamatan se-Kabupaten Garut, selama lima hari akan bertarung memperebutkan medali emas pada Porkab (Pekan Olahraga Kabupaten) Garut 2021. Arena itu pun sekaligus ajang berebut tiket ke Porda (Pekan Olahraga Daerah) Jawa Barat mendatang. Ketua Bidang Pertandingan yang juga selaku Binpres […]