Diduga Aniaya Anak Tiri, Seorang Pria Terpaksa Berurusan dengan Polisi

Penangkapan terduga pelaku penyiksaan terhadap anak tiri berusia 3 tahun di Kecanmatan Warudoyong, Kota Sukabumi. /visi.news/eko aripyanto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SUKABUMI – Seorang pria berusia 25 tahun berinisial B, terpaksa berurusan dengan kepolisian lantaran diduga melakukan penganiayaan terhadap bocah perempuan berusia 3 tahun yang tak lain adalah anak tirinya, akibat siksaan tersebut, korban mengalami patah tulang di bagian kepala.

Demikian dikatakan KetuanTim Penanganan Informasi dan Komplain RS Syamsudin Kota Sukabumi, Muhammad Yusuf Ginanjar, Kamis (13/1/22), menurutnya bocah perempuan korban dugaan penganiayaan tersebut, saat ini sudah kembali kerumahnya.

“Ya betul, bocah itu sudah pulang atas arahan dokter, setelah menjalani beberapa hari perawatan, saat ini sudah dibawa pihak keluarga ke rumahnya di kawasan Warudoyong,” katanya.

Selain itu, adapun luka yang dialami oleh korban yakni, memar dibagian wajah dan kedua matanya, kemudian ditangani langsung oleh dokter spesialis bedah saraf dan bedah mata, alhasil ditemukan patah tulang dibagian kepalanya.

“Ditemukan tanda memar di wajah dan kedua matanya, kondisinya bagus serta sadar saat tiba di IGD, ketika dilakukan scan, ada patah tulang di kepalanya, namun cukup dilakukan terapi konservatif atau diobservasi,” ungkap Yusuf.

Sementara itu, KBO Reskrim Polres Sukabumi Kota IPTU Kartiwan menjelaskan, tersangka dugaan pelaku penganiayaan terhadap anak tirinya berinisial B, saat ini tengah menjalani pemeriksaan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), dan sudah dilakukan penahanan.

“Jadi, penangkapan terhadap ayah tiri si bocah 3 tahun itu, dilakukan oleh Anggota PPA Polresta Sukabumi bersama Anggota Polsek Warudoyong, di rumah kontrakan tersangka,” jelasnya.

Guna kepentingan penyidik, istri tersangka B dan sejumlah warga berikut Ketua RT setempat turut dimintai keterangannya sebagai saksi, pasalnya aksi berutal B tersebut diketahui kerap dilakukan didalam dan luar rumah, sehingga banyak saksi yang melihat peristiwa tersebut.

Baca Juga :  MAUNG BANDUNG: Robert Bakal Antisipasi Skema Penyerangan Arema FC Malam Nanti

“Istri saudara B beserta Pak RT, RW dan sejumlah warga, sudah kami mintai keterangannya seputar peristiwa dugaan penyiksaan yang dilakukan tersangka terhadap anak tirinya,” pungkasnya.@eko

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KHUTBAH JUMAT | Sebelum Hati Berkarat dan Terkunci, Bertaubatlah

Jum Jan 14 , 2022
Silahkan bagikanKhutbah I اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ ذِي الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، الَّذِيْ أَعَزَّنَا بِالْإِسْلَامِ، وَأَكْرَمَنَا بِالْإِيْمَانِ، وَنَوَّرَ قُلُوْبَنَا بِالْقُرْاٰنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ نِالَّذِي عَلَا النُّجُوْمَ وَالْكَوَاكِبَ الْعِظَامَ، وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامِ، بُدُوْرِ التَّمَامِ وَشُمُوْسِ دِيْنِ الْإِسْلَامِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَلَا مَثِيْلَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ […]