8 Pernyataan Mudzakarah Kyai Muda Se-Kabupaten Bandung

Editor Forum Kyai Muda Se-Kabupaten Bandung membacakan 8 pernyataan melawan paham radikalisme, intoleransi, terorisme, dan separatisme yang digelar di Pondok Pesantren Baitul Arqom Al-Islami di Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020) malam./visi.news/yusup supriatna
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Para Kyai Muda yang berdomisili di Kabupaten Bandung, menyampaikan delapan poin pernyataan dalam kegiatan Mudzakarah Kyai Muda Se-Kabupaten Bandung yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Baitul Arqom Al-Islami, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020) malam.

Isi dari delapan pernyataan tersebut adalah pertama, mendukung sepenuhnya pemerintahan Presiden Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin untuk menuntaskan perang terhadap kelompok maupun ormas intoleran, radikal, teror dan separatis yang telah mengusik ketentraman umat beragama dan merongrong keutuhan NKRI.

Kedua, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama bersatu padu dalam memerangi gerakan radikalisme, intoleransi, terorisme dan separatisme di tanah air kita ini, baik itu di dunia nyata maupun di dunia maya. Koordinator Kyai Muda Kabupaten Bandung, KH. Ibnu Athoillah Yusuf Al-hafidz,  berpesan untuk tidak memberi ruang sedikitpun pada kelompok yang bertentangan dengan Ideologi Pancasila.

Selanjutnya, ketiga adalah mengutuk keras segala bentuk kekerasan dan aksi teror dalam bentuk apapun atas nama apapun.

Lanjut para Kyai Muda, poin ke empat adalah menyatakan dan menyerukan perang melawan radikalisme, intoleransi, terorisme dan separatisme. Ajakan perang ini merupakan langkah serius pihak pesantren demi menyelamatkan Indonesia dari rongrongan kelompok dan ormas radikal intoleran.

Ke lima, mendukung penuh upaya Polri dan semua aparat keamanan negara untuk menindak tegas dan memproses hukum secara adil pelaku intoleran, teror, radikal dan separatis.

Poin ke enam adalah mendukung dan mendesak pemerintah, khususnya pihak keamanan, untuk mengambil langkah yang tegas serta cepat dalam menangani gerakan radikal apapun yang merusak nilai-nilai luhur Pancasila.

Poin ke tujuh berisi ajakan kepada seluruh rakyat Jawa Barat untuk menolak segala jenis gerakan radikal dan memperkuat persatuan kesatuan demi keutuhan NKRI.

Baca Juga :  BLT Tahap III Cair, Bupati Himbau Masyarakat Tetap Tanggap Corona

Yang terakhir, para Kyai Muda mendesak pemerintah bertindak tegas membubarkan kelompok maupun ormas yang terbukti intoleran, radikal, dan bertentangan dengan Ideologi Pancasila.

Pantauan Visi News di lapangan, para Kyai yang diwakili 15 orang tersebut, dalam ikrarnya dipimpin langsung oleh KH. Ibnu Athoillah Yusuf Al-Hafidz selaku Koordinator Kyai Muda Se-Kabupaten Bandung. @yus

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

32.495 Orang yang Masuk ke Jateng Non Reaktif Covid-19

Jum Des 25 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS — Libur panjang mulai 28 Oktober hingga 1 November 2020 sudah diprediksi akan terjadi kenaikan mobilitas masyarakat, terutama dari DKI Jakarta dan Jawa Barat ke Jawa Tengah. Berdasarkan data yang direkap di pintu tol Kalikangkung, hingga hari ini ada sebanyak 32.495 orang yang masuk ke Jawa Tengah. Saat […]