870 Jemaah Calon Haji Kabupaten Garut Siap Diberangkatkan

Editor Sebanyak 870 jemaah calon haji Kabupaten Garut siap diberangkatkan./via diskominfo@garutkab.go.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | KABUPATEN GARUT – Bupati Garut, Rudy Gunawan melepas jemaah calon haji asal Kabupaten Garut. Mereka dilepas secara simbolis bersamaan dengan penyelenggaraan Manasik Haji, di Gedung Graha Patriot, Jalan Cipanas Baru, Kelurahan Pananjung, Kecamatan Tarogongkaler, Kabupaten Garut, Selasa (31/5/2022) lalu.

Bupati Garut menyatakan, pihaknya sudah mempersiapkan pelaksanaan pemberangkatan jamaah calon haji di Kabupaten Garut. Ia menerangkan, saat ini Kabupaten Garut hanya memberangkatkan 2 kloter jemaah calon haji ke Tanah Suci.

“Kita sudah siap, jadi pemberangkatan dilaksanakan di GOR, itu sudah dilaksanakan koordinasi, boleh ada penjemput sebanyak-banyaknya tidak dibatasi. Kita hanya 2 kloter, 2 kloter itu berarti 30 bus lah, 40 bus dengan cadangan. Cuma dibiayai oleh Pemda berangkatnya,” kata Bupati Garut.

Rudy menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut telah menetapkan Amirul Hajj yaitu Dandim 0611/Garut, Letkol CZI Deni Iskandar.

“Pak Dandim ini adalah pimpinan daerah yang akan menyertai tidak boleh pulang lebih awal tetep harus 40 hari, di sana tadinya mau dengan ibu ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) tapi Ibu Ketua DPRD terkena aturan usianya lebih dari 65 tahun,” ucapnya.

Bupati Garut juga menyampaikan, tahun ini jemaah calon haji yang berusia di atas 65 tahun belum bisa melaksanakan ibadah haji karena peraturan dari Pemerintah Arab Saudi sebab masa pandemi yang belum usai.

“Yang 65 tahun hari ini bukannya tidak boleh berhaji tapi Allah belum menakdirkan karena pandemi belum 100% selesai,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Garut memberikan penghargaan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), Suherman, beserta pihak lainnya yang telah bekerja sama untuk kelancaran pemberangkatan haji di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Lima Lokasi Parkir TJU dan Gedung di Surabaya yang Non-Tunai

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Garut, Cece Hidayat menyampaikan, sampai dengan kemarin jumlah jemaah calon haji yang terdaftar di Kabupaten Garut adalah sebanyak 31.926 orang. Kemudian, terdapat 1.915 jemaah yang gagal berangkat di tahun 2020.

“Yang tereliminasi karena usia ada 435 orang karena yang boleh berangkat itu berusia (di) tanggal 4 Juli 65 tahun dan 18 tahun ke atas,” ucapnya.

Cece memaparkan, jemaah haji yang layak berangkat di tahun ini berjumlah 1.480 orang. Namun, imbuhnya, karena kuota Kabupaten Garut yang hanya untuk 870 jemaah, maka sebanyak 610 jemaah belum bisa berangkat ke tanah suci.

Cece menegaskan, penentuan pemberangkatan haji tersebut murni berdasarkan Sistem Komputerisasi Haji (Siskohaj).

“Karena istithaah berangkat haji sekarang ini bukan karena kesehatan tetapi karena kuota pun berpengaruh termasuk usia pun berpengaruh. Makanya bersyukurlah kepada Allah SWT dan perbanyak sedekah,” tandasnya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tim Katering Haji Gelar Pelatihan Juru Masak di Arab Saudi

Sab Jun 4 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | ARAB SAUDI – Tim layanan Katering Haji dari Direktorat Pelayanan Haji Luar Negeri Kementeriaj Agama menggelar pelatihan juru masak bagi jemaah haji. Pelatihan ini digelar di Kota Madinah, Arab Saudi. Sebanyak 26 Chef (juru masak profesional) mengikuti pelatihan yang digelar selama 3 hari sejak tanggal 30 Mei […]