Antisipasi Penyakit pada Daging Qurban, PD DMI Kabupaten Bandung Jalin Kerjasama dengan Pemilik Usaha Potong Hewan

Editor Pengurus PD DMI Kabupaten Bandung saat melakukan kunjungan ke pemilik hewan ternak untuk qurban. /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Dalam rangka mempersiapkan Idul Qurban, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bandung, membuka kerjasama dengan pemilik usaha potong hewan milik H. Endang Mulyadi yang juga anggota dewan pakar di DMI.

Kerjasama ini, menurut Ketua Bidang Ekonomi DMI Kabupaten Bandung Yayan, tujuan utamanya untuk pengecekan kesehatan, agar hewan yang dipotong terhindar dari penyakit kuku dan mulut yang sangat dikhawatirkan oleh para peternak dan pedagang hewan qurban.

“Kebetulan jatuhnya hari Raya Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1443 H sudah dekat yakni pada hari Sabtu, tanggal 9 Juli 2022. Maka, kami berinisiatif untuk melakukan kerjasama ini, untuk melindungi masyarakat agar terhindar mengkonsumsi hewan qurban yang berpenyakit,” ungkapnya kepada VISI.NEWS, Senin (30/5/2022).

Dalam segi perawatan, kesehatan, dan jaminan kualitas sapi, PD DMI Kabupaten Bandung juga, kata Yayan, akan menurunkan tenaga kesehatan, dokter hewan yang akan memantau pelaksanaan qurban melalui Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup PD DMI yang diketuai oleh dr. Agus Syaiful, S.H.

“Untuk menghindari stres pada sapi-sapi yang didatangkan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan hari Idul Qurban sehingga dengan adanya perawatan kesehatan, kondisi sapi-sapi itu tentunya segar, sehat, terpantau segala hal yang berkaitan dengan anjuran pemerintah dalam hal pengadaan hewan ternak, baik sapi, domba, dan lainnya. Hewan-hewan itu harus layak untuk di jadikan hewan sembelihan atau qurbannya nanti,” tandasnya.

Sementara Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup PD DMI Kabupaten Bandung dr. Agus Syaiful, S.H., mengingatkan agar para konsumen yang akan mencari sapi atau hewan ternak lainnya, yang bisa dijadikan hewan qurban, tentunya harus menginggat beberapa hal, diantaranya dalam kriteria pemilihan hewan qurban yang baik dan sehat sebagai berikut :

Baca Juga :  Emma Dety Dadang Supriatna, 'Waspadai Era Digital, Bentengi Anak Kita Dengan Agama'

1. Jenis Hewan Qurban

  • Jenis hewan yang akan disembelih harus hewan ternak, seperti : unta, sapi, kambing dan domba.

2. Usia Hewan Qurban :

  • Untuk minimal berusia 5 tahun dan telah masuk tahun ke-6
  • Sapi minimal berusia 2 tahun dan telah masuk tahun ke-3
  • Domba berusia 1 tahun atau minimal berusia 6 bulan bagi yang sulit mendapatkan domba berusia 1 tahun
  • Sedangkan kambing minimal berusia 1 tahun dan telah masuk tahun ke-2

3. Kondisi Hewan Qurban :

  • Rasulullah SAW merinci beberapa hal yang tak boleh dialami oleh hewan yang akan diqurbankan.
  • Supaya memenuhi syarat hewan qurban, jangan memilih hewan yang buta sebelah, sakit, pincang, sangat kurusĀ  dan tidak mempunyai sumsum tulang.
  • Pilihlah hewan qurban yang sehat.

4. Kepemilikan Hewan Qurban

  • Hewan qurban tidak sah jika dari hasil mencuri dan milik orang lain.
  • Tidak sah hukumnya berqurban dengan hewan gadai (milik orang lain) atau pun hewan warisan.

5. Jenis Kelamin Hewan Qurban

  • Sejatinya, perihal jenis kelamin hewan qurban tidak tercantum secara khusus dalam syariat.
  • Hanya saja, akan lebih baik jika hewan qurban yang Anda pilih memiliki jenis kelamin jantan.
  • Mengingat hewan jantan umumnya memiliki ukuran dan jumlah daging yang jauh lebih banyak.

Adapun kriteria hewan qurban yang disarankan dari segi kesehatan :

1. Pilih Hewan yang Sehat

  • Cara memilih hewan qurban yang tepat adalah dengan memilih hewan qurban yang sehat.
  • Pastikan matanya cerah dan tidak berair.
  • Kemudian, pada bagian hidung terlihat basah dan berair, bulunya bersih dan tidak kusam.
  • Hewan-hewan ternak tersebut pun tidak demam, tidak lemas, diare, hingga tidak nafsu makan.
  • Cek juga napas dan detak jantungnya yang normal, serta nafsu makannya pun normal.
  • Selain itu, lubang kumlah bersih dan berwarna merah mudah.
Baca Juga :  Tiga Warganya Positif Covid-19, 1 Desa di Garut Dikarantina

2. Nafsu Makan yang Baik

  • Sapi qurban atau hewan qurban yang sehat sudah pasti memiliki nafsu makan yang baik.
  • Lebih baik lagi jika Anda menanyakan tentang Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai acuan kesehatan hewan tersebut.
  • Hewan qurban yang memiliki nafsu makan yang baik pasti badannya gemuk, warna kulitnya cerah dan mengkilat.
  • Kemudian, moncongnya pun kering tanpa ingus serta gelambir bagian lehernya kempis.

3. Pilih Tempat yang Bersih dan Terpercaya

  • Cara memilih hewan qurban yang tepat berikutnya adalah memilih tempat yang bersih dan terpercaya.
  • Hindari membeli hewan qurban yang hasil ternak di tempat pembuangan sampah. Sebab, dagingnya akan berpotensi mengandung bahan berbahaya bagi tubuh manusia.
  • Pilihlah hewan qurban ternak di lingkungan bersih dan jauh dari polusi udara. Hal ini tentu saja berpengaruh pada tingkat stress, sehingga dapat berimbas pada kesehatan tubuhnya.
  • Rekomendasi lain untuk memudahkan para pequrban dapat memilih hewan meski secara online adalah dengan mempercayakan kepada lembaga-lembaga yang menyediakan jasa Qurban untuk dititipkan dan di distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.

4. Sesuaikan dengan Dana Pribadi

  • Cara Memilih hewan qurban yang tepat adalah sesuaikan dengan dana yang Anda miliki.
  • Pada dasarnya, membeli hewan qurban bukanlah suatu keterpaksaan, namun kerelaan bagi yang mampu.

Terkait adanya kerjasama antara PD DMI, dan pengusaha pengadaan sapi, yang juga anggota pakar bidang ekonomi, itu, Ketua PD DMI Kabupaten Bandung Gus Ali Fadhil mengintruksikan agar seluruh jajaran pengurus DMI, memanfaatkan kerjasama ini sebaik mungkin.

Dari instruksi Gus Ali Fadhil tersebut, beberapa perwakilan Pengurus Kecamatan (PC) DMI di Kabupaten Bandung, telah mengadakan peninjauan ke lokasi peternakan sapi yang berada di daerah Rancaoray, Kabupaten Bandung.

Baca Juga :  Tim Gugus Tugas Covid-19 Padaherang Bubarkan Kerumunan Massa Pengambil BLT di Kantor Pos

Bersama Ketua Bidang ekonomi PD. DMI Yayan, hadir Ketua PC. DMI Rancabali, KH. Ali Sa’bana, beserta jajarannya, melakukan kunjungan ke tempat peternakan sapi, yang di dampingi Yayan sebagai penanggung jawab dalam masalah ini.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Pelaksanaan Haji Kian Dekat, Komisi VIII DPR RI Desak Kemenag Merinci Usulan Tambahan Anggaran Operasional Haji Rp 1,5 Triliun

Sen Mei 30 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily meminta Kementerian Agama merinci kebutuhan usulan tambahan untuk operasional haji sebesar Rp. 1,5 triliun. Ace juga keberatan jika usulan tambahan tersebut diambil dari dana nilai manfaat calon jamaah haji yang akan berangkat ditahun-tahun mendatang. Hal itu […]