90% Mahasiswa UIN Bandung Dapat Keringanan UKT 10%

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si./visi.news/istimewa.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si memastikan hampir seluruh mahasiswanya, baik program Diploma maupun Sarjana, mendapat keringanan UKT pada semester ganjil tahun akademik 2020/2021. Keringan yang diberikan berupa pemotongan biaya UKT sebesar 10%.

“Mahasiswa UIN Bandung tercatat berjumlah 23.121 orang. Sebanyak 20.642 atau sekitar 90% mahasiswa menerima keringanan UKT berupa pemotongan 10%, dengan total lebih Rp 5,6 miliar,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima VISI.NEWS, Jumat (7/8).

“Ada 2.479 mahasiswa atau sekitar 10% yang tidak mendapat keringan karena mereka masuk dalam K1 dan karena alasan sudah menerima beasiswa,” sambungnya.

Kementerian Agama telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) No 515 tahun 2020 tentang Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) atas Dampak Bencana Wabah Covid-19. KMA ini terbit pada 12 Juni 2020. Sebagai tindak lanjut, UIN Bandung menerbitkan kebijakan memberikan keringanan UKT.

Selain pemotongan, keringan UKT diberikan dalam bentuk perpanjangan masa pembayaran. Mahasiswa diberi kesempatan membayar dalam rentang 15 Juli sampai 14 Agustus 2020.

“Pembayaran UKT juga bisa dilakukan dengan cara diangsur atau dicicil sebanyak dua kali,” jelasnya.

Khusus bagi orang tua yang terdampak covid, UIN Bandung memberi tambahan keringan UKT. Jika ada orang tua atau wali mahasiswa yang wafat karena covid, UIN beri potongan UKT sebesar 100%. “Saat ini tercatat ada empat mahasiswa yang mendapat keringan potongan UKT hingga 100%,” tuturnya.

Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. H. Tedi Priatna, M.Ag menambahkan, jika ada orang tua atau wali yang terkena dampak covid seperti di-PHK atau mengalami kerugian dan penutupan usaha, atau mengalami penurunan pendapatan secara signifikan, mahasiswa tersebut juga akan menerima tambahan keringanan pemotongan UKT 10%. Sehingga, totalnya menjadi 20%.

“Katergori ini jumlahnya cukup signifikan. Data kami mencatat ada 1.455 mahasiswa yang mendapat pemotongan 20%,” terangnya.

“Sebanyak 936 mahasiswa juga sudah mengajukan permohonan untuk melakukan pembayaran dengan sistem mencicil dua kali,” tandasnya.

Menurutnya, kebijakan ini menjadi bagian dari kepedulian kampus terhadap mahasiswa. Dia berharap tidak ada mahasiswa UIN Bandung yang putus kuliah karena terdampak pandemi Covid-19. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dicoret dari Skuat, Zidane Sebut Bale Tak Ingin Bermain di Pertandingan vs Manchester City

Jum Agu 7 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Usai menutup musim 2019/20 dengan titel juara La Liga, para pemain Real Madrid tidak bisa langsung bersantai, sebaliknya mereka langsung melakoni kompetisi penting lainnya, yakni Liga Champions. Menelan kekalahan 1-2 di pertemuan pertama, Los Blancos akan mencoba untuk membalas dan mengamankan satu tiket ke babak perempatfinal […]