Abaikan Protokol Kesehatan, Satgas Covid-19 Rancaekek Bubarkan Lomba Burung Berkicau

Editor Lantaran mengabaikan protokol kesehatan, Satgas Covid-19 Rancaekek bubarkan lomba burung berkicau./visi-news.com/budimantara
Silahkan bagikan

VISI-NEWS.COM – Penyelenggaraan lomba burung kicau yang melibatkan ratusan orang di lapangan RT 03/RW 14 Perum GPR Desa Nanjungmekar, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung. Jawa Barat, Sabtu (12/12/2020) pada pukul 13.30 dibubarkan aparat Satgas Covid-19 Kecamatan Rancaekek.

Pembubaran dilakukan karena para “pamilon” lomba burung berkicau itu abai terhadap protokol kesehatan Covid-19. Selain mereka berkerumun, juga tidak menjaga jarak satu sama lain.

Aparat yang membubarkan lomba burung itu yaitu Camat Rancaekek,Baban Banjar, Danramil 2401/Rancaekek, Kapten Inf. Mamat Raidin, Kapolsek Kompol Imron Rosyadi, Kanit Sabhara AKP Nanang, Kanit Binmas Iptu Ajat, Kanit Prov Aipda Edi. personel Polsek dan Babinsa Koramil 2401/ Rancaekek, dan Satpol PP Kec. Rancaekek.

Satgat Covid-19 Kecamatan Rancaekek melarang lomba burung berkicau karena sering menimbulkan kerumunan massa. Padahal kini tengah berupaya membatasi penularan Covid-19.

“Kami terpaksa melakukan pembubaran terhadap lomba burung berkicau di Nanjungmekar karena ada kerumunan massa,” ujar Camat Rancaekek, Baban Banjar, kepada VISI-NEWS.COM, di rumah dinasnya, Sabtu (12/12/2020).

Lomba burung ini diikuti ratusan orang sehingga terjadi kerumunan. Para pesertanya juga banyak yang tidak memakai masker dan mengabaikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Camat menambahkan, arena lomba burung itu diikuti sekitar 300 orang sehingga terjadi kerumunan dan mengabaikan jaga jarak.

Camat melakukan upaya persuasif agar para peserta dan pengunjung lomba burung berkicau membubarkan diri. Polisi menegaskan adanya kerumunan dan tidak adanya protokol kesehatan berpotensi menjadi tempat penularan Covid-19.

Sementara itu Danramil 2401/Rancaekek, Kapten Inf. Mamat Raidin mengatakan, pembubaran ini dilakukan karena acara tersebut menyebabkan kerumunan massa sehingga berpotensi menjadi titik penyebaran virus Covid-19.

“Kami membubarkan lomba burung berkicau ini dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Mamat Raidin.

Baca Juga :  Polri Persilakan Pihak yang Keberatan Penahanan Gus Nur Ajukan Praperadilan

Dia mengatakan, tim Satgas Covid-19 juga melakukan upaya persuasif agar seluruh peserta dan penonton lomba segera membubarkan diri.
Mereka pun meninggalkan lokasi. @bud

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Giliran Tim Pemenangan Bedas di Kecamatan Ibun Gelar Syukuran

Sab Des 12 , 2020
Silahkan bagikanVISI-NEWS.COM – Tim Pemenangan Bedas Kecamatan Ibun untuk Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna dan H. Sahrul Gunawan serta para koordinator desa dan RW, serta para relawan, simpatisan melaksanakan tasyakur binnimah atas kemenangan pasangan Bedas pada pelaksanaan Pilbup Bandung Rabu 9 Desember lalu. Syukuran kemenangan […]