Search
Close this search box.

Ada Unsur Provokasi, Polisi Cari Dalang di Balik Penyebaran Video Adzan Jihad

Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Ahmad Dopiri, M.Si saat melepas personel Babinkamtibmas dan Babinsa menyalurkan sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Mapolresta Bandung./visi.news/yusup supriatna

Bagikan :

VISI.NEWS – Meski sudah meminta maaf, polisi akan tetap mengusut tuntas viralnya video sekelompok orang yang mengumandangkan azan dengan menyelipkan seruan jihad “hayya alal jihad” di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si menyatakan, pihaknya saat ini sedang mengusut pelaku yang menghasut dan memprovokasi dari video tersebut.

“Kita akan tetap mengusut tuntas permasalahan tersebut, yang kita kejar adalah mereka yang menghasut yang memprovokasi,” jelas Kapolda saat ditemui di Mapolresta Bandung, Kamis (3/12/2020).

Di samping itu, Polda Jawa Barat juga sudah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Bareskrim Polri guna menelusuri dan mengusut tuntas siapa dalang di balik penyebaran video azan jihad tersebut.

“Oleh karena itu kami sudah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Bareskrim Polri untuk menelusuri dan mengusut tuntas siapa dalang di balik penyebaran video itu,” paparnya.

Kapolda mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan ajakan-ajakan apapun yang merugikan dirinya sendiri tanpa mencari informasi yang lebih jelasnya terlebih dahulu.

“Jadi poin pentingnya kita jelas mengajarkan ke masyarakat bahwa jangan mudah untuk terprovokasi, dihasut ajakan yang merugikan dirinya sendiri,” pungkasnya. @yus

Baca Berita Menarik Lainnya :