Advisor GIKD OJK: Pinjol Ilegal Diberangus Esok Hari Muncul Lagi

Advisor Grup Inovasi Keuangan Digital (GIKD) OJK, Maksum./visi.news/tok suwarto. 
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencegah praktik financial technology (Fintech) yang dikenal sebagai pinjaman online (pinjol) ilegal dengan target masyarakat awam mengalami kesulitan.

Meskipun Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi yang berwenang menindak pinjol telah memblokir banyak akun pinjol ilegal, dalam perkembangannya tetap muncul praktik pinjol ilegal yang beroperasi sampai ke pedesaan.

Advisor Grup Inovasi Keuangan Digital (GIKD) OJK, Maskum, mengungkapkan masalah tersebut dalam “Webinar Keuangan bagi Wartawan” yang digelar OJK Solo, Kamis (26/8/2021).

Dia menjelaskan masalah yang terjadi dalam digitalisasi sektor jasa keuangan di Indonesia, terkait dengan bermunculannya pinjol ilegal.

“Mencegah pinjol ilegal itu sangat sulit. Karena saat ada pinjol ilegal diberangus, keesokan harinya audah muncul lagi pinjol ilegal yang menggunakan alamat lain,” ujarnya menanggapi pertanyaan salah seorang peserta webinar.

Menurut Maskum, Satgas Waspada Investasi yang dikoordinasikan OJK dan melibatkan Polri dalam penegakan hukum telah melakukan penindakan tegas terhadap praktik pinjol ilegal yang dilaporkan masyarakat.

Namun, masyarakat menganggap tindakan tegas berupa pemblokiran akun dan proses hukum terhadap tersangka pelakunya tidak cukup untuk mencegah praktik pinjol ilegal.

“Ada usul masyarakat agar fintech ilegal disanksi lebih berat. Usulan tersebut kita tanggapi. Saat ini kita proaktif dan sedang berkoordinasi dengan kepolisian untuk merumuskan regulasi dengan sanksi berat terhadap praktik fintech ilegal,” jelasnya.

Upaya OJK dalam mencegah jatuhnya korban pinjol ilegal, sambung Maskum, pihaknya secara masif terus mengedukasi masyarakat agar tidak terjebak iming-iming yang tidak rasional sehingga tidak terjerat investasi bodong.

“Biasanya, pinjol ilegal menawarkan investasi yang tidak rasional di antaranya lewat SMS atau lewat telepon seluler. Masyarakat jangan menanggapi tawaran dengan janji imbalan yang tidak rasional semacam itu,” tandasnya, sambil menambahkan, sampai saat ini Satgas Waspada Investasi telah menindak tegas lebih dari 3.000 pinjol ilegal.

Baca Juga :  Dede Yusuf dan Rombongan Kunjungi SMK Wirakarya Ciparay Kab. Bandung

Pada bagian lain, Advisor Grup Inovasi Keuangan Digital OJK itu, menjelaskan, risiko dan tantangan fintech di Indonesia. Di antara tantangan fintech adalah masalah keterbatasan literasi keuangan dan literasi digital.

“Akses terhadap digitalisasi sektor jasa keuangan juga tidak setara dengan infrastruktur digital. Selain itu, juga perkembangan fintech belum diregulasi secara maksimal,” katanya lagi. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

LIGA CHAMPIONS 2021/22: Hasil Drawing, Munchen-Barcelona Grup E, Man City-PSG Grup A

Jum Agu 27 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Hasil drawing Liga Champions sudah diketahui setelah dilaksanakan pengundian yang dilaksanakan di Istanbul, Kamis (26/8/2021) malam. Sebelum dimulai, acara tersebut memberikan penghargaan terhadap Simon Kjaer dan tim medis Denmark yang berhasil menyelamatkan nyawa Christian Eriksen sewaktu di pertandingan Euro 2020 yang diberikan presiden UEFA, Aleksander Ceferin. Dari […]