Search
Close this search box.

Ahli Ungkap Fakta Konsumsi Telur Harian dan Risiko Kolesterol

Ilustrasi./visi.news/freepik.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Telur kerap jadi penyelamat saat butuh lauk praktis, murah, dan kaya protein. Hampir semua rumah tangga di Indonesia menyimpan telur di dapur, karena selain mudah diolah, kandungan gizinya pun lengkap.

Namun, banyak orang masih ragu: Apakah makan telur setiap hari berbahaya bagi kadar kolesterol?

Dulu, para ahli kesehatan menyarankan konsumsi telur dibatasi maksimal tiga butir per minggu karena kuning telur mengandung kolesterol tinggi. Namun, temuan terbaru menunjukkan kesimpulan itu kurang tepat.

Melansir Medical News Today, kolesterol dalam makanan ternyata tidak selalu berbanding lurus dengan kenaikan kadar kolesterol darah. Faktanya, sejumlah penelitian menemukan makan telur setiap hari tidak meningkatkan risiko penyakit jantung atau gangguan kardiovaskular.

Beberapa studi bahkan mencatat, meskipun makan telur bisa sedikit menaikkan kadar LDL (kolesterol ‘jahat’), di sisi lain juga ikut meningkatkan HDL (kolesterol ‘baik’) yang melindungi jantung.

American Heart Association (AHA) juga telah mengeluarkan pedoman pada 2022 yang menyebutkan konsumsi satu butir telur setiap hari tergolong aman. Bagi lansia, mengonsumsi dua butir telur per hari juga direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan protein dan menjaga kesehatan tubuh.

Namun, perlu dicatat, bagi penderita diabetes atau orang dengan kolesterol tinggi, konsumsi telur tetap perlu dibatasi. Berdasarkan studi yang dirilis Mayo Clinic, mengonsumsi hingga tujuh butir telur per minggu pada penderita diabetes dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Artinya, meskipun telur kaya nutrisi dan tergolong aman untuk sebagian besar orang, selalu perhatikan kondisi kesehatan pribadi sebelum mengonsumsinya secara rutin. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :