Aipda Heri Maryadi, “Jadilah, Polisi bagi Diri Sendiri”

Editor :
"Duet" Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Cinunuk, Kec. Cileunyi, Aipda Heri Maryadi dan Serda Rahmat Akili saat mengamankan turunnya bansos bagi warga terdampak Covid-19, Rabu (22/7./visi.news/yayan sofyan

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Lingkungan agar tetap terjaga, aman, nyaman, tenteram, dan kondusif tidak hanya menjadi tugas aparat. Terpenting, peran aktif masyarakat benar-benar sangat dibutuhkan. Apalagi saat ini dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, andil masyarakat sangat ditunggu.

Pesan itulah yang disampaikan oleh Aipda Heri Maryadi, Bhabinkamtibmas Desa Cinunuk, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung, Jawa Barat, saat ‘ngobrol’ santai dan ringan di gazebo halaman Kantor Kec. Cileunyi, Rabu (22/7).

Saat ngobrol ringan dan santai serta sharing terkait kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cileunyi umumnya, khususnya di Desa Cinunuk tersebut, Heri didampingi Bhabinkamtibmas Desa Cileunyikulon, Aiptu S.I Mardiana dan Babinsa Desa Cinunuk, Serda Rahmat Akili.

Ia berharap masyarakat khususnya Desa Cinunuk untuk menjaga kamtibmas tetap aman, damai, dan kondusif.

“Saling mengingatkan, bekerja sama dalam hal yang positif dan tidak kalah pentingnya jangan lengah dan jadilah polisi bagi diri sendiri,” kata Heri salah seorang personel di jajaran Polsek Cileunyi, Polresta Bandung, ini yang ditugaskan jadi Bhabinkamtibmas Desa Cinunuk.

Menurut Heri, kalimat “jadilah polisi bagi diri sendiri” perlu dijabarkan oleh masyarakat.

“Menjaga rumah dan lingkungan agar tetap aman jangan tertumpu dan mengandalkan penjaga kemanan dan polisi. Intinya ‘tarapti’ mengunci rumah, ‘tarapti’ menyimpan motor atau mobil. Terjadinya aksi kejahatan karena ada niat dan kesempatan bagi pelakunya. Makanya, mari sama-sama persempit peluang bagi pelaku yang telah berniat melakukan aksi kejahatan,” tutur Heri diamini oleh Mardiana dan Rahmat.

Jika melihat jumlah penduduk di Desa Cinunuk yang hampir 46 ribu dengan 29 RW ini, dinilai rawan berbagai persoalan, baik kerawanan curat, curas, curanmor, dan kejahatan lainnya.

“Bayangkan dari 46 ribu penduduk dengan 29 RW hanya mengandalkan 1 Bhabinsa dan 1 Bhabinkamtibmas. Beruntung berkat kerja sama para Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat dan tokoh agama wilayah Desa Cinunuk bisa ‘kageroh’ dan hingga saat ini kamtibmas diwilayah Desa Cinunuk relatif kondusif.

Baca Juga :  Hasil dan Klasemen Liga Inggris Pekan ke-10, Chelsea vs Spurs Seri, MU Menang, Arsenal Terjegal

Tiga pilar plus

Terkait upaya dalam memutus mata rantai Covid-19, dikatakan Heri, pihaknya telah sepakat dan berkomitmen berkaloborasi
dengan “tiga pilar plus”, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kades, dan elemen masyarakat serta relawan.

“Jadi semua kegiatan yang berhubungan dengan Covid-19 dikerjakan secara bergotong royong demi kebaikkan bersama.

“Hanya perlu ditekankan, jika ‘tiga pilar plus’ ini tidak didukung masyarakat akan sia-sia. Makanya dalam memerangi Covid-19 semuanya harus diawali dari diri kita masing-masing, apakah sudah menjalankan protokol kesehatan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) apa belum? Sebenarnya garda terdepan dalam memerangi corona adalah masyarakat sendiri. Ini harus diawali dari dari sendiri dan keluarga,” kata Heri yang tetap setia dan tak kenal lelah jadi pengayom, pelindung, serta pelayan masyarakat dari munculnya pandemi Covid-19 hingga turunnnya bansos turut serta mengamankan.

Terkait gelaran Pilkada Kab. Bandung Desember mendatang, Heri pun sejak jauh-jauh hari telah melakukan imbauan dan sosialisasi ke masyarakat untuk sama-sama menyambutnya dengan suka cita penuh kekeluargaan.

“Beda pilihan sah-sah saja, itu dilindungi undang-undang selaku warga negara. Yang terpenting dalam pilkada nanti jaga silaturahmi, hindari gesekan jika beda pilihan,” pungkas Heri yang di Pilkada Kab. Bandung nanti, ia selaku anggota Polri harus netral tidak mencoblos. @yan

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Update Corona 22 Juli: 91.751 Positif, 50.255 Sembuh,  4.459 Meninggal

Rab Jul 22 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kasus positif terinfeksi virus corona di Indonesia per Rabu (22/7), secara kumulatif 91.751 kasus. Jumlah ini bertambah 1.882 kasus dari jumlah kumulatif, Selasa (21/7) kemarin. Mengutip CNN Indonesia berdasarkan data harian kasus corona yang dikutip dari situs Kementerian Kesehatan, selain kasus positif, per hari ini ada tambahan 1.789 orang yang sembuh sehingga […]