Ajang “Internet+” Innovation and Entrepreneurship Competition Terbuka bagi Mahasiswa di Seluruh Dunia

Editor Ilustrasi. /net
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | CHONGQING – Ajang China International College Students Kedelapan “Internet+” Innovation and Entrepreneurship Competition (“Kompetisi”) dibuka pada 9 April di Kota Chongqing, Tiongkok Barat Daya. Tuan rumah Kompetisi dan kegiatan terkaitnya adalah Chongqing University.

Kompetisi ini telah digelar selama delapan tahun sejak 2015, dan diikuti hampir 39,83 juta mahasiswa. Jumlah peserta bahkan terus bertambah setiap tahun.

Sebagai landasan penting yang mendorong edukasi tentang inovasi dan kewirausahaan, Kompetisi ini sangat berperan bagi perkembangan mahasiswa serta integrasi industri-universitas-riset.

Kompetisi Kedelapan merupakan perpaduan menarik antara dunia pendidikan, sains dan teknologi, serta sumber daya manusia. Kompetisi ini juga menjadi inisiatif positif yang melibatkan pemerintah pusat Tiongkok sekaligus sumber daya manusia secara efisien.

Kompetisi perdana, bertema “Realizing Dreams through ‘Internet+’ and Pursuing a Bright Future through Innovation and Entrepreneurship”, berlangsung di Jilin University, Tiongkok Timur Laut, pada 2015. Kompetisi ini terdiri atas tiga jenjang: jenjang universitas, provinsi, dan nasional. Kompetisi edisi sebelumnya mencakup sejumlah proyek dalam empat kategori: industri “Internet+” konvensional, bisnis baru “Internet+”, layanan publik “Internet+”, serta platform dukungan teknis “Internet+”. Pada kompetisi tahun ini, proyek yang berpartisipasi telah diperluas hingga merambah bidang Ilmu Teknik Baru, Ilmu Kedokteran Baru, Pertanian Baru, serta Ilmu Humaniora Baru (New Liberal Arts).

Setelah Jalur Internasional yang pertama dilansir pada 2017, Kompetisi ini diikuti hampir 10.000 proyek usaha rintisan internasional di sekitar 120 negara dan wilayah.

Penggolongan jalur kompetisi terdiri atas “pendidikan tinggi, pendidikan kejuruan, dan budding (siswa SMA)”, jalur yang ditambahkan pada Kompetisi Kelima, bersama jalur kompetisi Youth Dream dan industri.

Pada Kompetisi Keenam, ajang ini resmi berganti nama menjadi China International College Students’ “Internet+” Innovation and Entrepreneurship Competition, serta mengangkat tema “Dare to differ, Dare to Win”. Sejak itu, nama dan tema kompetisi dipertahankan hingga kini.

Baca Juga :  USWAH: Detik-detik Pidato Umar bin Khattab yang Mengobarkan Semangat Kaum Muslim (2)

Kompetisi ini diikuti mahasiswa yang berasal dari 100 universitas kenamaan dunia. Di sisi lain, kompetisi ini lebih berfokus pada edukasi sumber daya manusia dan kreativitas sejak 2021. Sebuah kanal promosi terpisah, “Undergraduate Creativity Group”, juga dibuat demi menjaga tingkat partisipasi yang luas di kalangan mahasiswa.

Kompetisi tahun ini berhasil mencetak rekor peserta setelah melibatkan 4.554 lembaga pendidikan tinggi di 111 negara dan wilayah. Dibandingkan tahun lalu, jumlah proyek luar negeri dan peserta semakin bertambah banyak. Universitas terkemuka seperti Harvard, MIT, Oxford, Cambridge, dan Imperial College London turut mengirim tim yang bersaing dalam kompetisi ini.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kakanwil Kemenkumham Jatim Resmikan Empat Sarana Layanan Publik Baru di Lapas I Madiun

Sel Apr 11 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | MADIUN – Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari meresmikan empat Sarana Layanan Publik di Lapas Kelas I Madiun hari ini (10/4/2023). Tujuannya untuk mengoptimalkan pelayanan publik di lapas yang dipimpin Kadek Anton Budiharta itu. Sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang berdampak. Keempat sarana layanan publik itu diantaranya adalah […]