Akademisi Sebut UU Perlindungan Data Pribadi Suatu Keharusan

Editor Akademisi sebut UU perlindungan data pribadi suatu keharusan./antara/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Akademisi Universitas Terbuka Daryono menyatakan keberadaan Undang-Undang perlindungan data pribadi (PDP) merupakan suatu keharusan.

“Semakin cepat Rancangan Undang-Undang PDP disahkan, itu semakin baik,” kata Daryono dalam Webinar Perlindungan Data Pribadi Elektronik di Jakarta, Selasa (22/6/2021), dilansir Antara.

Daryono menjelaskan personal digital data dalam RUU PDP yakni setiap data tentang seseorang yang teridentifikasi dan dapat diidentifikasi tersendiri atau dikombinasikan dengan informasi lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui sistem elektronik atau non elektronik.

“RUU PDP meng-cover lebih luas lagi, tidak hanya pada sistem elektronik, tetapi juga sistem offline. Datanya tetap elektronik, tetapi sistemnya yang offline,” kata Daryono.

Guru besar Ilmu Hukum itu mengatakan dalam RUU PDP personal data bersifat kontraktual. Pemilik data dengan kapasitasnya menyerahkan penggunaan data baik tertulis maupun lisan terekam.

“Personal data dibagi dua, data umum dan data spesifik,” katanya lagi.

Data umum seperti nama lengkap, jenis kelamin, kewarganegaraan, agama atau data yang dikombinasikan untuk mengidentifikasi seseorang.

Sementara data spesifik seperti data informasi kesehatan, data biometrik, data genetika, kehidupan seksual, pandangan politik, data anak, data keuangan pribadi hingga catatan kejahatan.

Perlindungan terhadap hak-hak data pribadi ada dua yakni hak kontrol dan hak otonomi. Hak kontrol dimana data apa saja yang bisa diberikan kepada pemerintah atau lembaga pengelola data pribadi. Sementara hak otonomi juga berkaitan dengan data apa saja yang bisa disampaikan ke publik.

“Hak kontrol termasuk hak untuk menghapus data kita,” ujar Daryono.

Daryono menegaskan perlindungan data pribadi digital, tidak hanya dari aspek teknologi tetapi yang paling adalah aspek hukum, agar keamanan data elektronik dapat dilindungi hukum.
@fen

Baca Juga :  Aksi Demo Kembali Terjadi di KPU Kab Tasik, Massa Sweeping Para Komisioner KPU

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Stadion Wembley Izinkan 60 Ribu Penonton pada Semifinal dan Final Euro

Rab Jun 23 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – UEFA pada Selasa mengumumkan lebih dari 60 ribu penonton diperbolehkan mengisi tribun Stadion Wembley di London, Inggris, untuk babak semifinal dan final Euro 2020. Hal itu ditempuh menyusul perizinan dari pemerintah Inggris yang membuat ketiga pertandingan itu boleh digelar dengan kapasitas penonton hingga 75 persen kapasitas Wembley. […]