Akan Dibangun Mal Tak Jadi-jadi, Lahan Eks Terminal Cileunyi Dibiarkan “Sareukseuk”

Lahan eks Terminal Cileunyi yang merana kini jadi tempat parkir angkot./visi.news/yaso.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Kondisi lahan eks Terminal Cileunyi di Desa Cileunyiwetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sudah bertahun-tahun dibiarkan tak terurus sehingga terkesan mengenaskan.

Selain terlihat kumuh, lahan ini kini jadi tempat pembuangan sampah (TPS) dan tempat parkir angkot serta kendaraan lainnya.

Pantauan VISI.NEWS, Senin (14/9), di lahan eks Terminal Cileunyi milik Desa Cileunyiwetan ini tampak “sareukseuk” (tak sedap dipandang, red.) yang menjadi pemandangan sehari-hari.

Para pengguna jalan, termasuk warga Cileunyi menyayangkan dan mengaku prihatin lahan eks Terminal Cileunyi dibiarkan merana.

Dibiarkannya lahan eks Terminal Cileunyi sehingga tampak merana ini pasca-Kantor Dishubnya, ruang tunggu, dan kios-kiosnya dibongkar diratakan dengan tanah ini.

Menurut sumber yang dihimpun katanya lokasi itu akan disulap mejadi mal. Namun, hingga saat ini wacana pambangunan mal belum ada realisasinya.

“Kami selaku warga Cileunyi menyayangkan dan prihatin melihat kondisi lahan eks Terminal Cileunyi ini. Apakah benar lahan ini akan dijadikan mal? Belum ada kabar lagi. Yang pasti lahan eks Terminal Cileunyi yang sebagian masuk wilayah RW 16 Kampung Andir, Desa Cileunyiwetan kini jadi TPS,” kata Dedi Nurendi, Ketua RW 16 Kampung Andir.

Sejumlah tokoh masyarakat di Kec. Cileunyi meminta aparat Desa Cileunyiwetan atau aparat Kec. Cileunyi segera memberikan informasi pasti ke masyarakat jangan terus dibiarkan, apalagi lahannya tanah milik desa alias carik Desa Cileunyiwetan.

“Jika eks lahan Terminal Cileunyi masih belum jelas kapan akan dijadikan mal lebih baik dikembalikan ke masyarakat. Saya pribadi setuju jika lahan eks Terminal Cileunyi ini dijadikan alun-alun atau dibangun Masjid Raya Cileunyi saja. Pasalnya Cileunyi belum memiliki alun-alun dan masjid raya,” tutur salah seorang tokoh masyarakat Desa Cileunyiwetan.

Dibangun Masjid

Enang Syam, salah seorang tokoh masyarakat Desa Cinunuk, Kec. Cileunyi ketika dimintai komentarnya mengatakan, jika lahan eks Terminal Cileunyi mau direstrukturisasi seyogianya harus mempertimbangkan sajumlah aspek. Antara lain katanya, keterpenuhan kebutuhan masyarakatnya.

“Harapan saya jika eks lahan Terminal Cileunyi mau dibangun bisa menampung dan memfasilitasi masyarakat kecil. Misal dibangun pasar modern, tapi konsepnya pasar bukan mal. Terus atasnya dibangun masjid modern sebagai ikonnya Cileunyi karena Kec. Cileunyi sampai saat ini tidak memiliki masjid besar,” katanya.

Menurut Enang, karena lahan eks Termimal Cileunyi lahannya luas, tidak harus di bangun keseluruhan tetapi hrs ada ruang terbuka dan hijau (RTH) nya.

“Bangunlah taman modern juga biar masyarakat bisa menikmatinya,” harap Enang.

Hal yang sama dilontarkan Riki Ganesa, anggota DPRD Kab. Bandung dari Dapil 3 meliputi Kec. Cileunyi, Bojongsoang, Cilengkrang, dan Kec. Cileunyi.

Menurut Riki, pihaknya memang berharap lahan Terminal Cileunyi tersebut dibangun yang bisa menampung berbagai aspék. Antara lain kata Riki, aspék pereokonomian/niaga, wisata, sosial budaya, dan agama.

“Harapan saya selaku wakil rakyat, jika lahan eks Terminal Cileunyi dibangun harus bisa menampung berbagai aspék. Ya RTH-nya ada, pusat perniagaan ada, wisatanya ada, dan masjidnya jug ada. Termasuk bisa menampung pedagang pedagang kecil. Ini kan sesuai dengan misi Cileunyi “Masagi” (maju, mandiri, berdaya saing dan inovatif),” harap Riki wakil rakyat di DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Golkar ini.

Sementara itu Kades Cileunyiwetan, Hari Haryono ketika mau dikonfirmasi terkait lahan eks Terminal Cileunyi ketika mau dikonfirmasi via telepon selulernya, HP tak aktif. Namun Asep, Sekdes Cileunyiwetan ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa lahan eks Terminal Cileunyi mau dibangun pusat perniagaan semacam mal.

“Benar lahan eks Terminal Cileunyi luasnya kurang lebih 8.000 m2 akan dibangun mal. Hingga saat ini kelanjutannya belum ada kabar lagi atau karena terkendala corona. Yang pasti lahan eks Terminal Cileunyi 8.000 m2 ini, lahan carik desa yang dulu disewa Dishub Kab. Bandung untuk dijadikan terminal,” kata Asep. @yas

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sumur Bandung, Tancapan Nyere dan Nyi Mas Dewi Kencring Manik

Sen Sep 14 , 2020
Jangan Lupa BagikanSUMUR Bandung Méré Karahayuan ka Rahayat Bandung Sumur Bandung Méré Karahayuan ka Dayeuh Bandung Sumur Bandung Kahayuning Dayeuh Bandung (Bandung 25 Mei 1811 – R.A.A Wiranatakusumah II) VISI.NEWS – Sumur Bandung, nama yang tak asing bagi warga Kota Bandung. Jika menyebut nama tersebut, sebagaian orang akan langsung berpikir […]