VISI.NEWS – Aksi tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Masjid Al-Karomah, yang berlokasi di Jalan raya laswi, Desa Serang Mekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terjadi pada Minggu 8 November 2020 lalu.
Hingga saat ini, jajaran Polsek Ciparay masih memburu para pelaku aksi curanmor. Petugas kesulitan memburu para pelaku, dikarenakan pelaku menggunakan masker serta video dari CCTV viral di medsos dan kemungkinan para pelaku sudah mengantisifasinya.
Kapolres Bandung Kombespol Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Ciparay AKP Suyatno mengaku pihaknya masih memburu pelaku curanmor tersebut dan telah berkoordinasi dengan jajaran Polresta Bandung guna mempercepat proses pencarian pelaku.
“Kami sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan 3 orang saksi. Sampai saat ini belum ada yang mengarah kepada pelaku,” jelas Suyatno kepada wartawan di Mapolsek Ciparay, Polresta Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020) pagi.
Guna penyeilidikan lebih lanjut kata Suyatno, pihaknya juga melakukan pengecekan kembali kepada alat bantu yakni CCTV. “Dalam rekaman ini, di dua tempat yakni CCTV yang di lantai bawah dan lantai atas. Namun tdk bisa menunjukan yang jelas ciri-ciri pelaku,” jelasnya.
Suyatno menjelaskan, pada saat kejadian, korban sedang mengikuti pengajian di mesjid tersebut mulai pukul 2 siang sampai 5 sore. Lanjut dia, motor yang hilang adalah milik salah seorang warga Ciheulang, Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay.
“Ketika beres kajian dan hendak pulang, korban kaget ketika kendaraannya yakni sepeda motor beat tahun 2018 berwarna putih miliknya raib,”
Lanjut Suyatno, kejadian curanmor di tempat peribadatan ini merupakan kejadian yang pertama. “Kejadian ini merupakan yang pertama di tempat peribadatan. Di pemukiman ada juga,” jelasnya.
Suyatno menambahkan dengan adanya kejadian ini, pihaknya meminta jajarannya dibantu oleh Linmas dan Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan pengawasan.
“Saya minta Bhabinkamtibmas dan linmas dan warga untuk meningkatkan kewaspadaan guna menjaga kamtibmas. Apa lagi saat ini, akan berlangsung nya jelang pilkada,” ucapnya.
Suyatno lebih jauh menambahkan, aksi kejadian ini sudah ramai di Medsos. Kata dia, ini juga mempersulit dalam penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku. Pasalnya dengan sudah viral nya ini, pelaku sudah mengantisifasi.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat kalau ada yang melihat ciri-ciri atau tanda khusus yang terlihat dalam video tersebut, tolong segera sampaikan kepada kepolisian.
Selain itu, pihaknya juga meminta khusus kepada pengelola masjid, tolong segera dibenahi. Dikarenakan mesjid ini merupakan ikon untuk kecamatan Ciparay, Majalaya dan sekitarnya.
Kata dia, orang yg melintas ketika waktunya sholat, warga beribadah di mesjid ini. Alasannya, pertama kantong parkir nya luas, bangunan mesjid juga representatif.
“Dimana orang pengen mencoba dan melihat. Namun disatu sisi, keamanan dan pengurusan kelihatan nya belum siap,” pungkasnya. @yus